RADAR SIDOARJO - Warga di sekitar Jalan Raya Taman, Kecamatan Taman, Sidoarjo, dibuat panik oleh kobaran api yang membumbung tinggi dari area pabrik plastik PT Gaya Remaja, Selasa (14/10) malam.
Api melalap mess kosong di area pabrik yang diketahui berisi tumpukan barang bekas dan sampah plastik. Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 21.30.
Kobaran api pertama kali diketahui oleh Akh Syaifudin Azis, salah satu pekerja yang saat itu sedang mencuci tangan di dekat kran air depan gudang. Melihat percikan api yang cepat membesar, ia langsung berteriak meminta tolong kepada petugas keamanan pabrik.
Petugas keamanan sempat melakukan upaya pemadaman awal dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan air kran, namun api terus membesar. Dua unit pemadam kebakaran (PMK) dari Pos Buduran segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran.
“Setiba di lokasi, kami mendapati api sudah membesar di dalam mess kosong yang dipenuhi tumpukan plastik. Bahan-bahan di dalamnya sangat mudah terbakar,” jelas Komandan Pleton (Danton) Damkar Pos Buduran, Roni, saat dikonfirmasi, Rabu (15/10).
Roni menambahkan, petugas berjibaku hampir satu setengah jam untuk menaklukkan si jago merah.
“Sekitar pukul 23.00, api berhasil kami padamkan sepenuhnya. Setelah itu kami lakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa,” terangnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, seluruh isi mess hangus terbakar. Kerugian materiil masih dalam proses pendataan.
Sementara itu, Panit Reskrim Polsek Taman Ipda Andri Tri Sasongko membenarkan adanya kebakaran di area pabrik tersebut.
“Dari hasil olah TKP sementara, api diduga kuat berasal dari tumpukan barang bekas dan sampah plastik di area mess kosong,” ujarnya.
Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. “Kami sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk keluarga pemilik pabrik dan warga sekitar,” pungkasnya.
Asap hitam pekat sempat membumbung tinggi ke udara dan terlihat hingga radius beberapa kilometer, membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah. Berkat kesigapan petugas damkar, api berhasil dikuasai sebelum merembet ke bangunan utama pabrik. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista