RADAR SIDOARJO - Sekitar dua bulan ini Jalan Raya Betro, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, rusak, akibat jalan berlubang. Bahkan lubang menganga dengan kedalaman hingga 10 sentimeter.
Kondisi ini menyebabkan sejumlah pengendara sempat terjatuh gegara lubang tersebut. Kedalamannya bervariasi mulai dari lima hingga 10 sentimeter.
Pedagang minuman, Setyo menuturkan, kerusakan terjadi sekitar dua bulan ini. Lubang ini berasal dari bekas galian provider jaringan telekomunikasi yang tidak ditutup secara sempurna.
Panjang jalan yang rusak membentang dari arah timur ke barat (Sedati ke Gedangan). Lubang menganga, tepatnya di depan pabrik kawasan Betro, menyebabkan sejumlah pengendara terjatuh.
"Ada 18 lubang dari arah timur ke barat. Sangat membahayakan pengguna jalan, karena ada yang dalamnya sampai 10 sentimeter," ungkap pria 42 tahun itu.
Menurutnya, jika tidak segera dibenahi lubang tersebut akan semakin tergerus. Selain itu, kendaraan bertonase besar dari pabrik-pabrik yang berada di sekitar membuat lubang semakin dalam.
"Rusaknya dua bulan yang lalu. Sudah beberapa kali pengendara motor itu terjatuh, karena terjebak lubang. Sehingga sangat membahayakan," ujarnya.
Menurutnya, jalan tersebut merupakan jalan penghubung antar kecamatan, yakni Kecamatan Sedati dengan Gedangan, termasuk akses yang ramai dilewati oleh para pengendara.
Hal ini membuat para pengguna jalan merasa was was ketika melintasi jalan tersebut. Dia berharap, kerusakan jalan tersebut dapat segera ditangani secara serius.
"Semoga segera diperbaiki jalan rusak ini," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo, Dwi Eko Saptono, merespons dengan cepat keluhan masyarakat. Pihaknya akan segera melakukan pengecekan terkait jalan berlubang tersebut.
"Kami akan cek terkait galian yang dimaksud," terang Dwi ke Radar Sidoarjo.
Ia menegaskan, apabila galian tersebut dilakukan oleh provider jaringan telekomunikasi, pihaknya meminta agar segera ditindaklanjuti untuk perbaikan. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista