Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Jembatan Penghubung Wisata Tambak Gisik Kidul Sedati Sidoarjo Ambrol, Akses Warga Terputus

M Saiful Rohman • Selasa, 7 Oktober 2025 | 18:36 WIB
TERPUTUS: Kondisi jembatan penghubung wisata tambak Dusun Gisik Kidul, Desa Tambak Cemandi ambrol. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)
TERPUTUS: Kondisi jembatan penghubung wisata tambak Dusun Gisik Kidul, Desa Tambak Cemandi ambrol. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Akses menuju kawasan wisata tambak di Dusun Gisik Kidul, Desa Tambak Cemandi, Sedati terputus setelah jembatan penghubung utama ambrol. Beruntung, tidak ada warga yang melintas saat kejadian berlangsung.

Ketua RW 01 Dusun Gisik Kidul, Kasianto mengatakan, jembatan tersebut merupakan akses satu-satunya warga dan wisatawan untuk menuju tambak wisata di sisi timur desa.

“Untungnya pas ambrol tidak ada orang lewat, kalau ada, bisa bahaya," ucapnya kepada Radar Sidoarjo, Selasa (7/10).

Ambrolnya jembatan itu sempat membuat warga panik, karena jalur tersebut penting bagi ekonomi warga sekitar. Terdapat lebih dari sepuluh pelaku UMKM yang mengelola warung bakaran dan usaha cabut duri ikan.

Untuk sementara, warga bisa melintas menggunakan jembatan darurat dari kayu di sisi utara sungai Tambak Cemandi. Namun, jembatan itu hanya bisa dilewati kendaraan roda dua.

“Kalau mobil gak bisa lewat karena jembatannya kecil dan dari kayu,” ujarnya.

Menurutnya, jembatan utama tersebut sudah lama dikeluhkan warga. Karena usianya diperkirakan sudah mencapai 35 tahun.

Selama itu, belum pernah ada perbaikan besar yang dilakukan pemerintah. Padahal, jembatan tersebut menjadi jalur vital bagi aktivitas ekonomi masyarakat sekitar tambak.

"Banyak warga yang menggantungkan penghasilan dari usaha yang berada di kawasan wisata itu," katanya.

Kasianto menuturkan, pihak pengelola tambak sempat berencana memperbaiki jembatan secara swadaya. Namun, rencana itu dibatalkan karena mendapat larangan dari pihak berwenang.

“Katanya harus menunggu perbaikan dari pemerintah, jadi gak boleh dibangun sendiri,” jelasnya.

Dua berharap, pemerintah segera memperbaiki jembatan agar aktivitas warga dan pelaku UMKM kembali normal. “Kemarin sudah sempat disurvei, tapi sampai sekarang belum ada kabar kelanjutannya,” pungkasnya. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Wisata #Sedati #kawasan #Jembatan #Ambrol