RADAR SIDOARJO - Kabar gembira bagi para traveler Jawa Timur yang hobi melancong ke luar negeri. Maskapai Indonesia AirAsia resmi membuka kembali rute internasional Surabaya–Bangkok melalui Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo.
Penerbangan perdana dengan nomor QZ330 lepas landas Kamis (2/10) pukul 13.30 WIB, dan dijadwalkan tiba di Bandara Don Mueang, Bangkok, pada 17.50 waktu setempat.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Indonesia AirAsia, Achmad Sadikin Abdurachman, menegaskan, pembukaan rute ini bukan hanya soal menambah pilihan penerbangan, tetapi juga memperkuat posisi Surabaya sebagai pintu gerbang internasional.
“Kehadiran rute ini tidak hanya memberikan pilihan perjalanan yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Timur, tetapi juga berperan penting dalam menarik wisatawan mancanegara datang ke Indonesia melalui Surabaya,” ujar Achmad, Jumat (3/10).
Rute Surabaya–Bangkok akan dilayani empat kali dalam seminggu, yakni setiap Selasa, Kamis, Jumat, dan Minggu.
Data AirAsia mencatat, sepanjang Januari–Juni 2025, lebih dari 310 ribu penumpang telah diangkut pada rute Jakarta, Medan, dan Bali menuju Bangkok. Dari Thailand sendiri, ada 41 ribu wisatawan yang berkunjung ke Indonesia di periode yang sama.
Sementara itu, General Manager (GM) Bandara Juanda, Muhammad Tohir menyambut positif dibukanya kembali jalur penerbangan internasional ini. Menurutnya, permintaan masyarakat Jawa Timur terhadap destinasi Thailand memang cukup tinggi.
“Selama ini permintaan ke Thailand sangat besar. Laporan dari AirAsia menunjukkan okupansi kursi bisa mencapai 75 sampai 80 persen. Kami yakin konektivitas Juanda–Bangkok akan semakin menguat,” kata Tohir.
Ia juga berharap frekuensi penerbangan ke depan bisa ditambah menjadi setiap hari untuk memenuhi kebutuhan pasar. “Ini sinyal positif bahwa pasar penerbangan internasional antar kedua destinasi makin terbentuk,” imbuhnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, menilai hadirnya kembali rute ini akan memberi dampak lebih luas pada ekonomi dan pariwisata daerah.
“Konektivitas ini diharapkan dapat meningkatkan arus kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Timur, sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi dan pariwisata dengan Thailand,” terang Nyono.
Kehadiran rute ini bukan hanya memanjakan penumpang, tapi juga membuka jalan bagi pertumbuhan pariwisata dan bisnis antara Jawa Timur dan Thailand. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista