RADAR SIDOARJO – Memasuki hari kelima pencarian, Tim SAR gabungan kembali menemukan korban di reruntuhan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Empat jenazah santri berhasil dievakuasi pada Jumat (3/10) siang.
Kepala Kantor Basarnas Surabaya, Nanang Sigit, memastikan penemuan korban berlangsung setelah alat berat dikerahkan untuk mempercepat pembersihan puing.
Baca Juga: Dokkes Polda Jatim Kumpulkan DNA Keluarga Korban Musala Ambruk Ponpes Al-Khoziny Buduran Sidoarjo
“Pada pukul 11.34, kita berhasil mengevakuasi satu santri dari sektor A2 bagian timur. Total hari ini ada empat korban yang berhasil dievakuasi,” ungkap Nanang.
Berikut rincian waktu penemuan korban:
- Pukul 07.30 → satu korban ditemukan di lokasi tempat wudhu, sektor A2.
- Pukul 07.36 → satu korban tambahan kembali dievakuasi di lokasi yang sama.
- Pukul 10.19 → korban ketiga berhasil dievakuasi di sektor A2 bagian timur.
- Pukul 11.34 → korban keempat ditemukan di sektor yang sama.
Keempat jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Nanang menegaskan, pencarian akan terus dilanjutkan mengingat masih ada puluhan santri yang diduga tertimbun reruntuhan.
“Hingga saat ini diperkirakan masih ada sekitar 55 santri yang belum ditemukan,” ujarnya.
Proses pembersihan puing difokuskan di sisi utara bangunan yang relatif lebih aman untuk diangkat dengan alat berat. Sejumlah ambulans juga disiagakan di sekitar lokasi untuk mempercepat penanganan jika korban tambahan kembali ditemukan.
Suasana haru masih menyelimuti area evakuasi, di mana keluarga para santri menunggu dengan penuh doa dan harapan agar anak-anak mereka segera ditemukan. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista