RADAR SIDOARJO – Sekretaris Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Asep Kurnia, menegaskan pentingnya dukungan penuh jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Jawa Timur terhadap program ketahanan pangan nasional.
Hal itu ia sampaikan saat membuka kegiatan Pasar Murah di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Jumat (26/9). Kegiatan ini dihadiri seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka-UPT) Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Jawa Timur.
Baca Juga: Peringati HUT RI ke-80, Kantor Imigrasi Surabaya Gelar Layanan “Paspor Merdeka”
“Kita ingin membantu menguatkan ketahanan pangan, khususnya di wilayah Jawa Timur. Harapan kami, seluruh jajaran mendukung program prioritas Kementerian, yaitu ketahanan pangan di seluruh Indonesia,” ujar Asep dalam sambutannya.
Ia menambahkan, melalui pasar murah pemerintah berharap dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok.
“Program seperti ini diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat. Karena itu, kami instruksikan seluruh UPT Imigrasi dan Pemasyarakatan di Jatim agar aktif mendukung kegiatan serupa di wilayah masing-masing,” lanjutnya.
Pasar murah ini mendapat antusiasme tinggi dari para pemohon paspor dan masyarakat sekitar. Beberapa komoditas yang dijual antara lain beras 5 kilogram Rp 55.000, minyak goreng Rp 14.500 per liter, dan gula pasir Rp 17.500 per kilogram.
Baca Juga: Imigrasi dan Polresta Sidoarjo Gelar Tanam Jagung di Prambon
Kegiatan tersebut merupakan kerja sama Kantor Imigrasi Surabaya dengan Bulog Jatim. Disediakan sebanyak 2 ton beras, 100 kilogram gula, dan 200 liter minyak goreng.
Turut hadir dalam acara ini Kakanwil Ditjen Imigrasi Nono Sulastono, Kadiv Pemasyarakatan Kadiyono, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, Asisten Manajer Bisnis Bulog Cabang Surabaya M. Aria Samudra, serta seluruh jajaran UPT Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Jatim.
“Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Imigrasi, Pemasyarakatan, dan Bulog dalam mendukung ketahanan pangan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Agus Winarto. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista