RADAR SIDOARJO - Pembangunan Alun-Alun Sidoarjo sudah berjalan selama empat bulan. Kini tersisa waktu tiga bulan untuk menuntaskan proyek senilai Rp 24,6 miliar tersebut.Data dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo menyebutkan, saat ini tengah berlangsung pemasangan lantai granit, trotoar serta akses drainase seperti box culvert.
Dari pantauan Radar Sidoarjo, sejumlah pekerja terlihat memasang box culvert di depan pendopo. “Di lokasi pembangunan alun-alun sudah ada tim yang memantau dan mengecek kualitas bangunan,” ucap Kepala Bidang Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau DLHK Sidoarjo, Hery Santoso, Minggu (21/9).
Menurutnya, pekerjaan pembangunan alun-alun terus dipercepat meski ada kendala di lapangan. Saat ini ada 69 pekerja yang disebar di beberapa titik.
Mereka menggarap area taman lansia, taman anak, taman balita hingga fasilitas olahraga outdoor. “Para pekerja tidak hanya fokus di satu titik, tapi dikerjakan bersamaan di semua spot,” ungkapnya.
Hery menjelaskan, koordinasi dan monitoring dilakukan setiap hari untuk menjaga progres tetap sesuai target. Setiap minggu juga digelar evaluasi bersama antara DLHK, kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas.
Dari hasil evaluasi tersebut sempat ada kendala pemindahan kabel PLN yang melintas di atas area alun-alun. "Karena konsep kami, tidak ada kabel yang berada di atas alun-alun, kabel-kabel nantinya dibawah tanah atau ducting," jelasnya.
Monitoring rutin dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai kualitas dan spesifikasi dalam dokumen kontrak. Jika ada hambatan, DLHK langsung mengambil langkah penanganan seperti menambah pekerja atau alat.
“Dalam pelaksanaan proyek, ketika muncul kendala kami langsung tentukan langkahnya, misalnya menambah pekerja atau peralatan,” katanya.
Pihaknya menargetkan pembangunan tuntas akhir November meski kontrak berlaku hingga 15 Desember 2025. Target lebih awal tersebut untuk mengantisipasi keterlambatan pekerjaan.
“Kalaupun masih ada kekurangan, masih ada waktu 15 hari untuk perbaikan, sehingga tidak sampai menambah masa kerja,” pungkasnya. (sai/gun)
Editor : Guntur Irianto