Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Bambang Haryo Soekartono: Bandara Juanda di Sidoarjo Punya Potensi Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

Diky Putra Sansiri • Selasa, 24 Juni 2025 | 01:39 WIB

 

MENYAPA: Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono saat meninjau Bandara Juanda, Sidoarjo, Senin (23/6). (RUDI/RADAR SIDOARJO)
MENYAPA: Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono saat meninjau Bandara Juanda, Sidoarjo, Senin (23/6). (RUDI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), menilai Bandara Internasional Juanda memiliki potensi besar sebagai pintu gerbang utama masuknya wisatawan mancanegara ke Jawa Timur.

Dalam kunjungan kerjanya ke Terminal 1 Juanda, Senin (23/6), ia menyoroti pentingnya pengembangan infrastruktur dan peningkatan pelayanan bandara untuk menunjang sektor pariwisata.

“Saya ingin memastikan kesiapan infrastruktur, karena ini adalah fasilitas vital untuk kelancaran transportasi udara, khususnya di wilayah Surabaya dan Jawa Timur,” ujar BHS di lokasi.

Ia menilai kapasitas terminal domestik Juanda sudah memadai, namun menekankan perlunya perhatian khusus terhadap terminal internasional. Menurutnya, kendala fasilitas bisa menghambat pertumbuhan jumlah turis asing ke Jawa Timur.

“Sekarang kunjungan wisatawan mancanegara masih sekitar 250 hingga 350 ribu per tahun. Padahal kalau dikelola optimal, jumlah ini bisa meningkat 200–300 persen,” tegasnya.

BHS juga mengungkapkan bahwa pihak pengelola bandara telah menyampaikan rencana pengembangan terminal internasional ke arah barat. Jika direalisasikan, kapasitas bandara bisa meningkat hingga tiga kali lipat.

Tak hanya soal fisik infrastruktur, BHS turut mengapresiasi konsep kuliner lokal yang dihadirkan di tenant-tenant dalam bandara. Ia menilai sajian makanan khas Jawa Timur, seperti cita rasa Suroboyoan dan Sidoarjoan, bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

“Pilihan kuliner di sini bisa menjadi daya tarik wisata. Bahkan masyarakat bisa datang ke bandara hanya untuk makan sambil melihat pesawat. Saya usulkan dibuat rooftop view seperti di Jepang atau Malaysia, agar pengunjung bisa menikmati suasana bandara dari luar,” ujarnya.

Dari sisi keamanan dan keselamatan, BHS menilai Bandara Juanda terus menunjukkan kemajuan. “CCTV sudah banyak dan terpantau jelas, SDM-nya juga sudah memadai. Saya apresiasi kinerja Pak GM dan jajarannya,” tambahnya.

Menanggapi masukan tersebut, General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menyambut baik saran BHS. Ia memastikan seluruh masukan akan dikaji dan diusulkan dalam Rencana Kerja dan Program Layanan (RKPL) yang akan datang.

“Usulan Pak BHS sangat konstruktif. Akan kami dorong untuk masuk RKPL ke pusat. Apalagi saat ini jumlah penumpang juga meningkat, dari rata-rata 35 ribu per hari menjadi lebih dari 40 ribu selama musim libur sekolah,” tandasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Wisata #Bandara #Juanda #Potensi #BHS