Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

214 Santri Dafi Pesantren Alquran Science Sidoarjo Dilepas, 60 Santri Hafal 30 Juz

M Saiful Rohman • Jumat, 13 Juni 2025 | 14:13 WIB
KENANGAN: Para santri Dafi saat foto bersama dalam kegiatan Haflah Akhirussanah. (ANAS/RADAR SIDOARJO)
KENANGAN: Para santri Dafi saat foto bersama dalam kegiatan Haflah Akhirussanah. (ANAS/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - SMP dan MA Dafi Pesantren Al-Qur’an Science Sidoarjo menggelar Haflah Akhirussanah.

Acara tersebut menjadi momen simbolik untuk mengembalikan amanah para santri kepada orang tua wali.

Kepala SMP Dafi Pesantren Al-Qur'an Science Uswatun Aisah, S.Pi., S.Pd mengatakan, Haflah menjadi titik akhir dari fase tiga tahun pendidikan santri.

"Kami ingin siswa yang lulus siap melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya," ucapnya kepada Radar Sidoarjo, Kamis (12/6).

BANGGA: Para  santriwati Dafi saat foto bersama dalam kegiatan Haflah Akhirussanah. (ANAS/RADAR SIDOARJO)
BANGGA: Para santriwati Dafi saat foto bersama dalam kegiatan Haflah Akhirussanah. (ANAS/RADAR SIDOARJO)

Tahun ini, total ada 214 santri yang kami lepas, terdiri dari 111 lulusan SMP dan 103 lulusan MA Darul Fikri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 santri berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an.

Selain itu, delapan santri mendapat penghargaan prestasi akademik terbaik dan empat lainnya meraih penghargaan kepemimpinan.

Seluruh capaian itu menjadi bagian dari upaya mencetak generasi Qur’ani yang berdaya saing global.

“Visi kami ingin mencetak generasi pemimpin yang hafal Al-Qur’an, memiliki semangat nasionalisme dan siap menghadapi tantangan global,” jelasnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara pesantren dengan wali santri.

"Saya berharap komunikasi dan kebersamaan dapat terus terjalin meski para santri telah menyelesaikan masa belajarnya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala MA Darul Fikri, Angga Wahyu Wardana menyampaikan, tahun ini menjadi momen istimewa karena 45 dari 103 lulusan MA berhasil hafal 30 juz. Jumlah ini meningkat 37 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Saya bangga atas capaian tiga santri yang berhasil lulus sanad riwayat Imam Hafs dari Imam 'Ashim, salah satunya, Faqih Al Zuhdi dari kelas 12, kerap meraih juara dalam lomba tahfidz nasional," katanya.

"Faqih terakhir meraih juara di ajang lomba tahfidz nasional, setelah sebelumnya menang di tingkat provinsi. Ananda mendapat hadiah Umroh dan berkesempatan tasmi di Masjidil Haram kepada Syeikh Al-Qur'an," imbuhnya.

"Yang menarik, selama di tanah suci, Faqih tidak mengambil program khusus city tour, justru ia fokus menyetorkan hafalan secara penuh kepada Syeikh Al-Qur'an," terangnya.

Menurut Angga, standar kelulusan hafalan di Dafi 5-30 juz. Jika masuk membawa 5 juz, maka saat lulus dapat hafal 10 juz lebih bahkan diusahakan 30 juz.

Prestasi tahfidz juga dibarengi dengan capaian akademik. Sementara ini sebanyak 76 dari 103 santri lulusan MA telah diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Selain itu, lima santri sedang mempersiapkan diri melanjutkan studi ke Al Azhar Kairo, Mesir. Pengumuman resmi rencananya akan keluar pada bulan Juli mendatang.

"Kami berharap, santri tetap menjaga hafalan meski sudah lulus, kami juga ingin prestasi santri di bidang tahfidz dan akademik terus meningkat di ajang nasional maupun internasional," pungkasnya. (nas/sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#santriwati #Santri #Alquran #Dafi #juz