Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Konkret Bangun Desa, Khofifah Jawab Nyinyiran Netizen dengan Kerja Jelas dan Prestasi

Vega Dwi Arista • Sabtu, 17 Mei 2025 | 13:16 WIB
KERJA NYATA: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat bertemu dengan warga.
KERJA NYATA: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat bertemu dengan warga.

RADAR SIDOARJO - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa terus memberikan bukti konkret hadirkan kesejahteraan untuk masyarakat Jatim.

Khofifah lebih menjawab 'nyinyiran' netizen pendukung lawan saat Pilkada Jatim 2024 dengan kerja konkret dan prestasi.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam menyampaikan program air bersih di Malang tersebut menjadi pertanda hadirnya Khofifah di tengah-tengah masyarakat.

Menurutnya, dengan terjun langsung bertemu masyarakat, Khofifah menepis segala tudingan yang beredar liar belakangan ini di media sosial.

“Berbagai program bantuan prasarana dan sarana dasar yang Khofifah lakukan menurut saya akan punya impact positif terhadap kesejahteraan masyarakat,” kata Surokim.

Seperti diketahui, berbagai program Khofifah mempunyai dampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat di Jatim, mulai dari masyarakat, hingga kelompok petani, peternak hingga nelayan.

Salah satu yang sudah terealisasi yakni melalui program Jatim Agro.

Program tersebut konsisten meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, nelayan, hingga memperkuat posisi Jawa Timur sebagai penyangga ketahanan pangan nasional.

Adapun di dalam program tersebut mencakup Youth Agrifuture-Hub, Hilirisasi Pertanian hingga Jatim Agro-Hub.

Terbukti, kejelian Khofifah di bidang pangan dan pertanian menghasilkan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional.

Tercatat, luas baku sawah mencapai 1.207.997 ha, sementara provinsi Jatim menyumbang 17,48 persen terhadap produksi beras nasional.

Tak berhenti sampai di situ, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Jawa Timur per 3 Maret, pada periode Januari-April 2025, luas panen tercatat sebesar 838.473 ha, meningkat 20,17 persen atau 140.746 ha dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar 697.727 ha.

Kenaikan itu juga diikuti oleh peningkatan produksi padi, dari 4.044.480 ton Gabah Kering Giling (GKG) pada Januari-April 2024 menjadi 4.800.015 ton GKG pada periode yang sama tahun ini, atau naik 18,68 persen.

Maka dari itu, Surokim menegaskan, program Khofifah yang bernafaskan penguatan ekonomi perlu dikuatkan dan dilanjutkan.

Hal itu, sambungnya, bisa berjalan seiringan dengan kenaikan kesejahteraan masyarakat.

“Program-program pemantik pertumbuhan ekonomi wilayah perlu terus dilanjutkan dan dikuatkan sehingga bisa mendorong kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan,” tandasnya. (rud/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Masyarakat #Kesejahteraan #Khofifah #Gubernur #Jatim