Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Jembatan Penghubung Sidoarjo-Mojokerto di Tarik Rusak Parah, Warga Minta Perbaikan Segera

Vega Dwi Arista • Kamis, 1 Mei 2025 | 00:52 WIB
ANTISIPASI: Jembatan penghubung antara Desa Tarik Kidul, Sidoarjo dan Desa Kwatu, Mojokerto perlu perbaikan.
ANTISIPASI: Jembatan penghubung antara Desa Tarik Kidul, Sidoarjo dan Desa Kwatu, Mojokerto perlu perbaikan.

RADAR SIDOARJO - Jembatan penghubung antara Desa Tarik Kidul, Kabupaten Sidoarjo, dan Desa Kwatu, Kabupaten Mojokerto, mengalami kerusakan parah. Kondisi ini membahayakan keselamatan warga yang melintas setiap hari.

Kerusakan paling mencolok terlihat pada pagar pembatas jembatan yang sudah keropos. Bahkan, salah satu sisi pagar telah jebol sejak tiga bulan lalu dan hingga kini belum diperbaiki.

Sokip, seorang sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas), mengungkapkan bahwa jembatan tersebut sudah berdiri sejak era kolonial Belanda. Faktor usia menjadi salah satu penyebab utama kerusakan.

"Usia pagar jembatan ini sekitar 35 tahun. Sekarang, semua besinya sudah keropos," ujarnya, Rabu (30/4).

Ia menambahkan, warga sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan jembatan kepada pihak terkait, namun belum ada tindak lanjut yang nyata.

"Penerangan di jembatan ini juga sangat minim. Kalau malam hari gelap, sementara kendaraan sering melintas dengan kecepatan tinggi. Ini sangat berbahaya," tambahnya.

Camat Tarik, Hary Subagio, mengakui bahwa kondisi jembatan tersebut sudah tidak layak dan memerlukan rehabilitasi segera. Ia menyebut pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM SDA) Kabupaten Sidoarjo.

"Kami sudah berkonsultasi dengan Dinas PUBM SDA, dan mereka menyampaikan bahwa rehabilitasi jembatan ini masuk dalam program tahun ini. Pelaksanaannya direncanakan setelah Hari Raya," jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa infrastruktur di wilayah barat Sidoarjo, khususnya dari Tarik hingga Krian, masih membutuhkan perhatian lebih karena menjadi jalur padat aktivitas masyarakat.

"Kami akan terus berkoordinasi agar proses perbaikan ini bisa segera terealisasi," pungkasnya. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Rusak #Perbaikan #Mojokerto #Tarik #Jembatan