RADAR SIDOARJO - Tanah longsor dari tebing setinggi 50 meter di jalur Cangar, Pacet, Kabupaten Mojokerto yang menewaskan tujuh orang warga Sukodono, Sidoarjo, akhirnya menemui titik terang. Enam korban yang menumpangi Toyota Innova berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (4/4).
Sebelumnya, korban yang bernama Masjid Zatmo Setio, 31, sudah ditemukan terlebih dahulu pada Kamis (3/4) di dalam mobil dengan kondisi tertimpa tanah tebal dan bebatuan. Enam jenazah lainnya, termasuk istri dari Masjid, dua anak, orang tua dan mertua kini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Hasta Brata, Kota Batu.
Pantauan Radar Sidoarjo di rumah duka, Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo sudah dipenuhi oleh pelayat yang sudah menanti kedatangan enam jenazah korban longsor. Mereka rencananya akan disemayamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Dusun Paseban, Kloposepuluh.
"Seluruh korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Hasta Brata, Kota Batu, untuk proses identifikasi lebih lanjut," ujar Koordinator Basarnas Jatim, Nurhadi, Jumat (4/4).
Setelah melalui proses pencarian yang dramatis, enam jenazah dari mobil Toyota Innova berhasil ditemukan di tempat yang sama yakni istri Masjid, Rani Anggraeni, 28, anak, Syahrul Nugroho Rangga Setiawan, 6, dan Putri Qiana Ramadhani, 2.
Kemudian, orang tua Masjid, H Wahyudi, 71, dan Hj Jainah, 61 dan mertua, Saudah, 70. Enam jenazah tersebut ditemukan sekitar pukul 11.00. Basarnas sendiri menerapkan prosedur keselamatan yang sangat ketat, dengan membatasi jumlah personel yang turun ke dalam jurang.
"Yang turun ke dalam jurang ada 10 orang setiap tim, selebihnya ada tim cadangan yang bersiaga di atas jurang, untuk antisipasi jika terjadi keadaan darurat," ungkapnya.
Akses menuju titik longsor di dalam jurang cukup ekstrem, petugas harus memotong dahan pepohonan dan menggunakan tali rappeling untuk memudahkan petugas mencapai mobil yang berada di dalam jurang. "Sejumlah ambulans sudah bersiaga untuk membawa jenazah ke rumah sakit," tuturnya.
Untuk memaksimalkan proses evakuasi, Polres Mojokerto juga turut mengerahkan drone pemantau untuk mendeteksi posisi korban dan medan longsor. Tak hanya itu, tim anjing pelacak dari Polda Jawa Timur juga diturunkan untuk membantu pencarian korban.
Sebelum enam jenazah dari dalam mobil Toyota Innova Reborn ditemukan, Tim SAR sudah menemukan terlebih dahulu tiga korban yang menaiki mobil pikap. Ketiga nya ditemukan sekitar pukul 08.00, tertimbun longsor.
Rupanya, korban merupakan warga Desa Jatijejer, Urung-Urung, Kecamatan Trawas, Mojokerto, yakni Achmad Fiki Muzaki, 28, Fitria Handayani, 27, dan Mikaila, 3,5. Jenazahnya dievakuasi ke Rumah Sakit Sumberglagah, Mojokerto.
Seperti diberitakan sebelumnya, longsor mengempaskan dua mobil di jalur Cangar, Pacet, Kabupaten Mojokerto. Identitas korban tewas yang ditemukan dalam insiden maut tersebut terungkap, rupanya korban merupakan warga Desa Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista