SIDOARJO - Menjelang Ramadan dan Lebaran 2025, Terminal Purabaya di Bungurasih, Sidoarjo menerima bantuan dari sebuah perusahaan swasta yang peduli pada kebersihan lingkungan.
Sebanyak 73 fasilitas tempat sampah umum dan terpilah diserahkan kepada pengelola terminal terbesar di Asia Tenggara tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kebersihan dan kenyamanan bagi penumpang di Terminal Purabaya, Waru, Sidoarjo.
Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Purabaya, Ahmad Badik, menyambut positif dukungan dari pihak swasta tersebut. Ia mengatakan, bantuan tempat sampah ini sangat diperlukan mengingat tingginya volume penumpang harian di Terminal Purabaya yang mencapai 30 ribu orang per hari.
“Terminal Purabaya merupakan terminal tersibuk di Asia Tenggara. Dukungan dari pihak swasta seperti ini sangat membantu dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan bagi penumpang,” ujar Badik, Kamis (27/2).
Lebih lanjut, ia berharap bahwa fasilitas tempat sampah yang disediakan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan terminal.
“Kebersihan terminal adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga dengan adanya fasilitas ini, Terminal Purabaya bisa menjadi lebih bersih, nyaman, dan sehat, sehingga penumpang merasa betah,” sebutnya.
Program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan swasta tersebut dalam meningkatkan kualitas lingkungan publik, khususnya di area dengan mobilitas tinggi seperti terminal bus.
“Dengan adanya fasilitas ini, kami berharap masyarakat lebih peduli untuk membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah sesuai kategori yang tersedia,” ujar salah satu perwakilan perusahaan, Muljo Kuntjoro.
Ia menekankan pentingnya kebersihan untuk kenyamanan dan keamanan masyarakat, terutama di saat jumlah penumpang di Terminal Purabaya, Waru, Sidoarjo, membludak menjelang Ramadan dan Lebaran 2025. (dik/gun)
Editor : Guntur Irianto