SIDOARJO - RSI Siti Hajar meluncurkan komunitas Shicomo atau (Siti Hajar Islamic Community of Cancer Warrior). Program tersebut ditujukan untuk memberikan dukungan bagi para pejuang kanker dalam menjalani pengobatan dan kehidupan sehari-hari.
Direktur RSI Siti Hajar, dr Iqbal Faizin mengatakan, komunitas Sichomo dibentuk untuk mempermudah akses bagi pasien kanker. Tepat pada Februari yang selama ini diperingati sebagai bulan peringatan kanker.
"Komunitas ini tidak hanya memberikan akses medis, tetapi juga menjadi wadah bagi pasien untuk saling berbagi pengalaman," ucapnya saat ditemui Radar Sidoarjo, Selasa, (18/2).
Dengan adanya dukungan tersebut, Iqbal ingin kualitas hidup para pasien kanker dapat meningkat dan tetap produktif. Serta tetap dapat berinteraksi secara sosial dengan yang lainnya.
Sebagian besar pasien kanker yang ditangani di RSI Siti Hajar menggunakan BPJS Kesehatan. Terdapat 120 hingga 150 anggota komunitas yang akan mendapatkan pendampingan.
"Kami menyebut mereka bukan pasien, melainkan warrior, karena mereka adalah pejuang yang tangguh," ujarnya.
Iqbal berkomitmen untuk dapat terus membantu para pasien, agar tetap semangat dalam menjalani pengobatan.
Sementara itu, salah satu anggota Shicomo, Yusi Anik membagikan pengalamannya dalam melawan kanker. Dia didiagnosis kanker pada Februari 2023 dan menjalani operasi pada Maret 2023.
"Setelah operasi, ia menjalani kemoterapi sebanyak delapan kali dan terus menjalani observasi setiap enam bulan sekali. Hingga pada Agustus 2024 saya mendapati benjolan di bahu kiri, sehingga harus menjalani radioterapi tambahan," ceritanya.
Kini, Yusi telah menyelesaikan sebagian besar perawatan dan berharap bisa sembuh sepenuhnya. Dia juga mengapresiasi keberadaan komunitas Shicomo yang dapat memberikan edukasi dan dukungan bagi pasien kanker lainnya.
"Dengan adanya Shicomo, semoga semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya deteksi dini kanker," pungkasnya di RSI Siti Hajar. (sai/gun)
Editor : Guntur Irianto