SIDOARJO - MI Bilingual Ma’arif Ketegan Sidoarjo mengirim 16 orang untuk mengikuti kegiatan Immersion ke Singapura dan Malaysia pada Senin (10/2). Kegiatan yang berlangsung selama lima hari empat malam itu ditujukan untuk mengenalkan budaya Indonesia, sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa para siswa.
Rombongan terdiri dari sembilan siswa, kepala madrasah, empat guru dan dua wali murid. Para siswa berasal dari kelas 5 ICP 1, kelas 3 ICP 1 dan kelas 3 ICP 3 yang didampingi oleh kepala madrasah serta empat guru pendamping.
Kepala madrasah MI Bilingual Ma’arif Ketegan, Hj Umi Salamah, MPdI MM mengatakan, selama perjalanan para siswa mempraktikkan bahasa Inggris secara langsung. Hal itu sesuai dengan konsep kegiatan, yakni pembelajaran bermakna.
"Mereka sangat antusias terhadap program tahunan ini, mereka memilih Al Hamrah International Integrated School di Kuala Lumpur sebagai destinasi, setelah sukses mengunjungi International Islamic School Malaysia tahun lalu," ucapnya kepada Radar Sidoarjo, Jumat, (14/2).
Menurutnya, siswa mendapatkan banyak pembelajaran terutama berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Mereka berbelanja, bertransaksi dengan mata uang asing, serta berinteraksi dalam bahasa Inggris dengan masyarakat setempat.
Saat berada di Malaysia, siswa mengunjungi Al Hamrah International Integrated School untuk mempelajari sistem pendidikan internasional. Setelah itu, mereka menjelajahi berbagai destinasi wisata seperti Genting Highlands dan landmark terkenal di Kuala Lumpur.
Perjalanan mencakup city tour ke Masjid Negara, Masjid Putra Jaya, Istana Negara, Dataran Merdeka, Petronas Twin Towers, dan Pasar Seni. "Di sana para siswa mendapatkan wawasan tentang sejarah dan budaya Malaysia," ujarnya.
Sementara itu, di Singapura, mereka mengunjungi Urban Redevelopment Authority (URA). Mereka mengeksplorasi berbagai ikon wisata seperti Merlion Park, Gardens by the Bay dan Masjid Sultan.
"Kunjungan ke Museum National University of Singapore (NUS) memberikan wawasan tentang pendidikan tinggi," katanya.
"Kunjungan ke Universal Studios Singapore (USS) menjadi pengalaman rekreasi yang juga melatih kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris," imbuhnya.
Melalui program tersebut, siswa tidak hanya belajar bahasa Inggris tetapi juga memahami budaya baru. "Pengalaman itu kami harapkan dapat membentuk karakter dan wawasan global siswa, sesuai dengan konsep pembelajaran bermakna," pungkasnya. (nas /sai)
Editor : Guntur Irianto