SIDOARJO - SMP Negeri 2 Sedati (Spendati) Sidoarjo sukses menyelenggarakan puncak acara Dies Natalis ke-39 dengan tema "Melody Pesisir: Warisan Budaya untuk Generasi Muda" di lapangan sekolah. Kegiatan ini dimeriahkan dengan beragam acara seperti Student Talent, bazar, serta pameran P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila).
Acara Dies Natalis ke- 39 Spendati, Sidoarjo, ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Tirto Adi, M.Pd., alumni sekolah, komite sekolah, Ketua MKKS Negeri, pengawas sekolah, dan perwakilan orang tua siswa.
Kepala SMPN 2 Sedati, Siti Nafiyah, S.Pd., mengatakan, rangkaian kegiatan yang menginspirasi Dies Natalis ke-39 ini berlangsung selama tiga hari dengan berbagai kegiatan yang mendidik dan inspiratif. Kamis (23/1), diadakan jalan sehat dan bakti sosial sebagai wujud kebersamaan.
Dilanjutkan Jumat (24/1), diisi dengan kegiatan religius berupa istighosah, tausiyah, serta kenduri 1000 Batari (bandeng tanpa duri), yang menonjolkan kearifan lokal masyarakat pesisir Sedati.
"Puncaknya, Sabtu (25/1), acara dipenuhi oleh gelaran seni, bazar, dan peluncuran 22 buku hasil kolaborasi guru dan siswa yang telah dikerjakan selama setahun", ungkapnya.
Siti Nafiyah menambahkan, sebanyak 21 buku telah mendapatkan ISBN, sedangkan satu buku dirancang khusus untuk diluncurkan pada acara ini. "Peluncuran buku menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara guru dan siswa dalam menggali, menarasikan, serta menulis jejak budaya lokal", tambahnya.
Dies Natalis tahun ini mengambil tema dukungan dan komitmen sekolah untuk mengajarkan kepada siswa bahwa banyak budaya lokal di sekitar kita yang perlu dirawat dan dilestarikan.
“Tema ini dipilih agar generasi muda memahami pentingnya melestarikan warisan budaya, khususnya budaya pesisir yang erat kaitannya dengan identitas daerah kita,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Tirto Adi, M.Pd., mengapresiasi kegiatan ini dengan kemasan yang menarik. "Acara ini dikemas dengan sangat baik. Saya sangat bangga karena sekolah mampu mengeksplorasi karya luar biasa dari anak-anak dan menjadikan karya buku yang bermanfaat," ungkapnya.
Menurutnya, langkah ini menunjukkan bahwa SMPN 2 Sedati tanggap terhadap konteks budaya lokal, menjadikannya inspirasi bagi sekolah-sekolah lain.
Baca Juga: Harjasda ke-166, Pemkab Sidoarjo Prioritaskan Penanganan Bencana Hidrometeorologi
"Ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pendidikan, seni, dan budaya mampu menciptakan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mencintai dan melestarikan warisan budaya lokal", pungkasnya saat menghadiri acara Dies Natalis Spendati, Sidoarjo. (ind/gun)
Editor : Guntur Irianto