SIDOARJO - Sidoarjo sempat dikepung banjir pada, Senin (16/12) kemarin. Sejumlah titik jalan dan rumah terendam, hingga mengganggu aktivitas warga.
Namun, saat ini kondisi banjir mulai membaik dan air perlahan surut. Warga mulai membersihkan rumah dan jalan yang terdampak banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo, Mustain Baladan mengatakan, beberapa wilayah yang terdampak banjir sudah mulai surut. Kendati demikian, pihaknya tetap memantau kondisi lapangan.
"Sebagian wilayah sudah ada yang surut, sebagian juga ada yang belum," ucapnya kepada Radar Sidoarjo, Selasa (17/12).
Dia menjelaskan, salah satu titik yang belum surut adalah di Kecamatan Candi dan Tanggulangin. Karenanya, ia terus berupaya mengatasi genangan air di kedua wilayah tersebut agar segera surut.
"Salah satu yang belum surut di perumahan Mutiara Citra Asri," ungkapnya.
"Ini teman-teman, ke Kecamatan Candi dan Tanggulangin tetap siaga banjir, kami juga memberikan bantuan makanan siap saji ke masyarakat yang terdampak," tambahnya.
Salah satu warga perumahan Mutiara Citra Asri, Adi Kusmantoro membenarkan jika tempat tinggalnya masih tergenang banjir. Dia mengungkapkan, genangan air masih cukup tinggi dan menghambat aktivitas sehari-hari.
"Di perumahan Mutiara Citra Asri masih banjir, baik di Boro maupun Sumorame, total ada empat RW dan 11 RT dengan 530 KK yang terdampak," ungkapnya.
Baca Juga: Warga Ngampelsari Candi Sidoarjo Keluhkan Banjir hingga Masuk Rumah
"Sementara itu, untuk RT 13, kondisi sudah surut karena ada dua pompa aktif, satu pompa milik desa sebelah selatan dan satu pompa bantuan dari BPBD sebelah utara," tambahnya.
Dia menjelaskan, nakes dari puskesmas datang untuk memberikan obat-obatan bagi warga. Beberapa obat yang diberikan antara lain salep gatal-gatal, obat diare dan obat bapil.
"Kebutuhan utama saat ini tentu adalah kamar mandi umum, karena rata-rata kamar mandi masih tergenang air," bebernya.
Adi berharap kondisi segera membaik dan banjir cepat surut. "Semoga banjir cepat teratasi," tutupnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista