SIDOARJO - Temuan kerangka manusia yang menggemparkan warga Medaeng, Kecamatan Waru, Senin (26/8) masih menyisakan misteri. Diduga, kerangka perempuan tersebut merupakan jenazah Novia Putri, 22, yang dilaporkan hilang oleh orang tuanya sejak 4 Juli 2023.
Informasi yang dihimpun menyebut, rencananya polisi akan melakukan tes DNA antara pihak keluarga Novia dengan korban. Hingga saat ini, polisi masih menerima satu laporan dari pihak keluarga Novia yang merupakan warga Jalan Bendul Merisi, Gang Masjid, Surabaya.
Saat dikonfirmasi, Wakasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Hafid Dian Maulidi membenarkan kerangka mayat korban akan dilakukan tes DNA dengan keluarga Novia.
"Rencana akan tes DNA dengan pihak yang melaporkan kehilangan anaknya," ujarnya.
Menurutnya, baru satu orang tua yang melaporkan kehilangan anaknya Novia Putri. Oleh karena itu, dia berpesan kepada masyarakat jika ada anggota keluarganya yang hilang dapat melaporkan ke Polresta Sidoarjo.
"Nunggu mungkin ada yang lain dulu mau melaporkan," ungkapnya.
Seperti diketahui, pada Selasa, 8 Agustus 2023, Novia Putri, warga Bendul Merisi Gang Masjid, Surabaya sudah sebulan lebih menghilang.
Gadis 21 tahun ini keluar dari rumah sejak 4 Juli 2023 lalu. Karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, pihak keluarga melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya dan Polda Jawa Timur.
Menurut, ayah Novia Putri, Siswo Budi Utomo, 55, anaknya tersebut sempat berpamitan berangkat kerja di Tunjungan Plaza (TP) pada ibunya. Namun hingga malam hari, dia tidak pulang ke rumah baik di Jalan Lasem maupun di Bendul Merisi Gang Masjid.
Dicari di tempat kerja, Novia tidak ada. Saat itu Novia terakhir kali diantar kerja teman lelaki berinisial AR yang baru dikenal seminggu. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista