Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Viral Meteran Listrik di Pasar Krian Sidoarjo Disikat Maling, Pedagang Dapat Ganti Baru Tanpa Biaya

Diky Putra Sansiri • Jumat, 23 Agustus 2024 | 01:38 WIB
PERKETAT KEAMANAN : Kapolsek Krian Kompol Daky Dzul Qornain (tengah) berkoordinasi dengan petugas PLN mengecek kondisi Pasar Krian pasca kebakaran, Kamis (22/8). (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
PERKETAT KEAMANAN : Kapolsek Krian Kompol Daky Dzul Qornain (tengah) berkoordinasi dengan petugas PLN mengecek kondisi Pasar Krian pasca kebakaran, Kamis (22/8). (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

 


SIDOARJO - Viral di media sosial video berdurasi 1 menit 3 detik menyebut, pasca kebakaran Pasar Krian, puluhan meteran listrik disikat maling. Para pedagang resah atas ulah maling yang semakin nekat.

Video yang viral di akun Instagram @infoxxxx mendapat 3.937 like. Hingga Kamis (22/8) sudah sebanyak 293 komentar dari netizen memenuhi kolom komentar. Video tersebut dibagikan oleh 226 akun.

"Maling pasar iki nemen kebacute, meteran listrik isok dicolong e. Wong wis kesusahan yo sik dicolong. Loh meteran listrik nang kene loh ilang, wingi sore sik onok saiki wis gak onok (maling pasar keterlaluan, meteran listrik dicuri. Orang kesusahan masih dimaling. Meteran listrik disini hilang, kemarin sore ada sekarang gak ada)," ujar pedagang dalam video.

Dalam video yang beredar itu nampak meteran listrik di sebuah kios lenyap pasca kejadian kebakaran. Meski meteran tersebut masih bisa difungsikan, maling dengan nekatnya menggondol meteran tersebut.

Menanggapi hal tersebut, pada Kamis (22/8), Kapolsek Krian Kompol Daky Dzul Qornain menyebut, pihaknya langsung mengecek dan mencari tahu perihal hilangnya meteran yang dikeluhkan oleh beberapa pedagang.

Menurut Daky, beberapa meteran yang sudah rusak dan hangus akibat kebakaran, memang ada yang diamankan oleh petugas PLN, untuk proses perbaikan.

"Kita sudah lakukan koordinasi dengan petugas PLN, ada yang diamankan untuk diganti dengan yang baru," ujarnya.

Daky menegaskan, untuk pedagang yang mengeluhkan meteran listrik yang hilang maupun rusak, dapat melaporkan ke kantor PLN ULP Krian supaya diganti dengan yang baru.

"Karena kondisinya ada musibah, jadi jangan sampai situasi semakin tidak kondusif. Mari kita sama-sama jaga kondusivitas, supaya saling memahami situasi," ujarnya.

Dia mengimbau, untuk para pedagang yang ingin menyampaikan keluhan, dapat disampaikan kepada pihak keamanan. Sebab pihak keamanan juga harus bertanggung jawab, karena para pedagang telah membayar retribusi atas keamanan.

"Pihak keamanan juga bertanggung jawab atas keamanan pasar. Agar semua mengamankan situasi dengan baik, untuk yang perlu disampaikan mengenai meteran listrik, dapat melaporkan ke PLN ULP Krian," tandasnya.

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari petugas PLN, bagi para pedagang yang meteran listriknya hilang, dapat langsung melaporkan ke PLN ULP Krian agar diganti dengan yang baru.

Selain itu, proses pergantian tersebut tanpa dikenakan biaya alias gratis. Syaratnya, masyarakat dapat membawa IDPEL (ID Pelanggan) PLN dan bukti pembayaran pada bulan-bulan sebelumnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Pasar #Maling #Krian #Listrik #Kebakaran