Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Penurunan Angka Stunting di Sidoarjo Hasil Kerja Sama Antar OPD  

Annisa Firdausi • Jumat, 21 Juni 2024 | 23:03 WIB

 

SEHAT: Kegiatan penimbangan balita di Posyandu Desa Kraton Kecamatan Krian. (dok)   
SEHAT: Kegiatan penimbangan balita di Posyandu Desa Kraton Kecamatan Krian. (dok)  

SIDOARJO - Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo Abdillah Nasih memberikan apresiasi atas penurunan angka stunting di Kabupaten Sidoarjo yang signifikan pada 2023. Penurunan dari 16,1 persen di 2022 menjadi 8,4 persen di 2023. M 

Menurut dia, Hal itu tidak terlepas dari peran dan kerjasama antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sidoarjo.

"Kami sangat mengapresiasi. Karena jika OPD bersatu padu alias tidak ada ego sektoral maka tidak ada yang tidak mungkin. Dan penurunan stunting ini adalah bukti bahwa mereka telah bekerjasama," terang politisi partai PKB ini.

Nasih menjelaskan bahwa kinerja OPD selama ini saling berkaitan, terutama dalam hal kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Meskipun selama ini kasus stunting lebih banyak dititikberatkan pada Dinas Kesehatan Sidoarjo, peran besar dinas lain juga turut membantu dalam menurunkan angka stunting.

"Contohnya, stunting yang disebabkan karena kurangnya air bersih. Maka disitu lah peran PDAM dan Dinas Perumahan dan permukiman untuk mengurus air bersih," ungkapnya.

Begitupun dengan kasus stunting yang disebabkan oleh pola pengasuhan ibu terhadap anak. Maka, keterlibatan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menjadi sangat penting untuk menurunkan angka stunting di Sidoarjo.

"Jadi, keterlibatan semua pihak menjadi sebuah keharusan untuk sama-sama memikirkan bagaimana kasus ini segera turun," tambahnya.

Bahkan, Abdillah Nasih menambahkan, Kementerian Agama Sidoarjo yang terlihat tidak ada hubungannya sama sekali dengan peningkatan kasus stunting, juga memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya stunting.

Salah satunya, dengan memberikan sosialisasi atau pemahaman tentang bagaimana mempersiapkan kehamilan saat rapak calon pengantin.

Kerja sama antar OPD ini diharapkan dapat terus ditingkatkan untuk mencapai target penurunan angka stunting di Kabupaten Sidoarjo hingga mencapai 0 persen. (nis/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Apresiasi #penurunan #Komisi D #DPRD #Stunting