SIDOARJO-Senin, 26 Februari 2024, Kabupaten Sidoarjo diguncang oleh kejadian alam yang mengejutkan. Pukul 15.00, hujan deras bersama angin kencang menerjang beberapa wilayah, meninggalkan jejak kerusakan yang cukup signifikan.
Hujan yang intensitasnya mulai dari ringan hingga lebat, disertai angin kencang, merusak sejumlah rumah dan menyebabkan pohon tumbang di berbagai lokasi. Yakni di Desa Suko, Kebonagung, Sarirogo, dan Cemeng Bakalan di Kecamatan Sidoarjo serta Sidokepung di Kecamatan Buduran.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Sidoarjo Dwidjo Prawito mengatakan, dari data kerusakan sementara yang berhasil dikumpulkan, tercatat 39 rumah, 3 rumah kos, dan 1 fasilitas umum mengalami kerusakan ringan akibat bencana tersebut. Selain itu, sejumlah pohon juga tumbang di berbagai titik di Kabupaten Sidoarjo.
"Termasuk di jalan-jalan utama dan perkampungan,'' ujarnya.
Pihaknya melakukan assessment di lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Termasuk BPBD Jatim, Call Center 112, dan relawan untuk membersihkan pohon tumbang.
Hingga Selasa, 27 Februari 2024, proses pembersihan masih berlangsung. Namun, dampak dari angin kencang masih terus dievaluasi dan dipantau oleh pihak berwenang. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan siap sedia dalam menghadapi kondisi darurat.
Sementara itu, Kepala Bidang KRTH Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo Hery Santoso mengatakan, pihaknya menerjunkan puluhan petugas untuk membersihkan dampak angin kencang. Bahkan menurunkan beberapa alat berat.
Yakni satu excavator, satu tronton, empat dump truck, dua grand max. Pembersihan dilakukan di Jalan Raya Cemengkalang, Jalan Jati, Taman Pinang, hingga Jalan Pahlawan. "Termasuk di RTH kami juga ada beberapa pohon yang tumbang,'' katanya. (nis/vga)
Editor : Annisa Firdausi