SIDOARJO - Menjelang Natal, tim penjinak bom (jibom) Gegana Satbrimob Polda Jatim lakukan sterilisasi di 10 gereja yang ada di Sidoarjo, Minggu (24/12). Hal tersebut untuk memastikan keamanan dan kenyamanan kepada jemaat saat menjalankan Misa Natal.
Gereja yang disterilisasi di antaranya, Gereja Katolik Santa Maria Annuntiata di Jalan Monginsidi dan Gereja Kristen Indonesia Sidoarjo di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Sidoarjo.
Kasubag Dalops Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Tri Hariyanto mengatakan, aparat gabungan dari Polresta Sidoarjo dan Satbrimob Polda Jatim melaksanakan sterilisasi di 10 gereja di Sidoarjo.
"Tujuh gereja di Sidoarjo Kota, dua gereja di Kecamatan Gedangan dan satu gereja di Kecamatan Waru," ujarnya.
Dia mengungkapkan, untuk menjaga keamanan gereja saat Natal tahun ini, telah disebar sekitar 600 personel Polresta Sidoarjo dan jajaran, dengan melibatkan dukungan personel dari TNI Kodim 0816 Sidoarjo.
Menurutnya, sterilisasi dilakukan mulai dari lokasi parkir, depan gereja, pintu masuk gereja, taman di sekitar gereja, hingga bagian dalam sampai altar.
Selain itu, pemeriksaan dilakukan di pot-pot bunga bahkan tempat sampah. Hal tersebut untuk menjamin rasa aman dan nyaman kepada umat Kristen yang akan menjalankan misa Natal.
"Untuk sterilisasi yang sudah kami lakukan di beberapa gereja, dinyatakan aman. Tidak ditemukan barang-barang atau benda-benda mencurigakan," tegasnya.
Dalam pengamanan kali ini, pihaknya menerjunkan delapan tim jibom dari Satbrimob Polda Jatim, tiga personel unit K-9 dan empat anggota Polresta Sidoarjo.
Selain itu, dua anjing pelacak juga terlibat dalam sterilisasi gereja.
"Semua sudut kami lakukan pemeriksaan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para jemaat yang akan melakukan ibadah saat Hari Raya Natal," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Gereja GKI Dedik Yusak menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak keamanan dari tim jibom dari Satbrimob Polda Jatim dan Polresta Sidoarjo yang sudah melakukan sterilisasi di GKI Sidoarjo.
"Hal yang baik, keamanan Natal dan tahun baru supaya tetap terjaga di Kabupaten Sidoarjo," jelasnya.
Dia mengatakan, pihaknya merasa lebih tenang dan nyaman untuk beribadah saat Natal nanti. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista