SIDOARJO - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) siap hadapi ancaman bencana alam jelang menghadapi musim pancaroba. Pengecekan peralatan dan simulasi telah dilaksanakan di Kantor Basarnas di Jalan Raya Bandara Juanda Internasional Juanda, Semampir, Kecamatan Sedati.
Bencana seperti banjir, angin puting beliung yang sering terjadi di Sidoarjo juga mendapat perhatian khusus.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Kusworo mengatakan, Basarnas sudah melaksakanakan apel kesiapan, khususnya dalam rangka kesiapsiagaan. Sidoarjo temasuk daerah yang berpotensi bencana banjir rob dan angin puting beliung.
“Layanan respon cepat bebas pulsa 112 yang on call 24 jam dapat diakses warga Sidoarjo untuk menyampaikan informasi tentang adanya potensi bahaya bencana alam,” ujarnya.
Sementara itu, dalam pengecekannya tersebut, pihaknya melihat kondisi alat rescue radar. Yakni alat pendeteksi korban yang tertimbun longsor dengan menggunakan sensor detak jantung.
Selain itu, mengecek alat search cam, alat untuk mendeteksi keberadaan korban yang ada di balik runtuhan atau ruangan terbatas. Kamera tersebut bisa memanjang dan menelusuri keberadaan korban. Dan mengecek radio direction finder, juga peralatan lainnya.
Menurutnya, terdapat 43 kantor SAR yang melaksanakan apel kesiapsiagaan tersebut.
"Kita laksanakan dan ditindaklanjuti dengan simulasi. Simulasi yang dilakukan, melibatkan potensi-potensi yang ada," ungkapnya.
Dia mengungkapkan, pihaknya sudah siap dan sudah dilakukan pengecekan secara langsung, baik peralatan maupun simulasi sudah dilaksanakan. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi AristaSumber : radar sidoarjo