SIDOARJO - Kampung Lali Gadget yang berada di Dusun Bender, Desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu memiliki caranya sendiri untuk mengurangi angka stunting. Terlebih kenaikan angka stunting di Sidoarjo sempat menjadi sorotan berbagai pihak.
Manajer Operasional Kampung Lali Gadget, Achma Nizar Pratama mengungkapkan. kegiatannya banyak dikunjungi saat hari libur sekolah. Hanya terdapat puluhan pengunjung di hari biasa.
“Biasanya cuma puluhan saja, namun pas hari libur sekolah total bisa mencapai 257 anak yang main,” ucapnya, Kamis (21/9).
Meski sudah cukup terkenal dengan permainan tradisionalnya, ia justru tertantang untuk turut serta menurunkan angka stunting di Sidoarjo. Apalagi kegiatanya bersentuhan langsung dengan anak-anak.
Ia mengarahkan anak-anak untuk melakukan kegiatan tangkap ikan. “Awalnya ya jalan seperti biasa, tapi kami mendengar respon positif dari orang tua tentang kegiatan tangkap ikan,” ujarnya.
Tidak hanya menangkap ikan, disana ia juga mengajak anak-anak bagaimana nantinya mengolah ikan hasil tangkapanya. Mulai dari memasakan hingga siap disajikan di meja makan.
"Kami beri informasi pada anak tentang proses memasak hingga siap dihidangkan, lalu kami ajak untuk mempraktikkan,” terangnya.
Kegiatan dimulai dengan menangkap ikan lele di air berlumpur. Kemudian mempersiapkan bumbunya, membersihkan ikan lele, dan memasak.
“Untuk mengurangi stunting, usai bermain kami ajak anak bersama orang tua untuk menikmati hasil usaha si anak hingga siap dimakan,” ceritanya.
Dia yakin dengan kandungan protein tinggi dari ikan lele akan dapat membantu asupan protein pada anak. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista