SIDOARJO - Turunnya harga telur menjadi angin segar bagi masyarakat Sidoarjo. Sempat menyentuh angka Rp 30 ribu per kilogram (Kg), saat ini harga telur di Kota Delta turun sekitar Rp 1 ribu hingga Rp 2 ribu per kg. Seperti terpantau di Pasar Sono Sidokerto, Kecamatan Buduran, Minggu (13/8).
Salah satu pedagang sembako Pasar Sidokerto, Istiana Nafisa mengaku jika harga telur ayam pada bulan ini turun menjadi Rp 28 ribu. Sebelumnya harga telur masih dalam kisaran Rp 29 ribu hingga Rp 30 ribu.
Menurut pedagang asal Kecamatan Sepanjang itu, penurunan harga telur sudah terjadi sejak sepekan lalu.
"Sejak beberapa hari yang lalu harga telur turun," ucapnya.
Penurunan harga telur juga diakui oleh pedangang lain, Muhammad Zidan. Menurutnya hal tersebut karena pasokan telur dari peternak yang membeludak. Zidan mengaku senang dengan turunya harga telur. Ia memastikan pembeli yang awalnya sepi akan lebih ramai dari biasanya.
Mengenai pasokan telur, menurutnya, masih cukup mudah didapat. Artinya, berapa pun dirinya minta ke supplier, pasti akan diberi.
Meski harga telur menurun, Zidan merasa hal tersebut masih belum berimbang. Menurutnya permasalahan selanjutnya akan berganti dialami para peternak. Dalam kaca matanya, turunnya harga telur menyebabkan peternak terancam gulung tikar.
"Kami cukup senang dengan turunya harga telur, sebenarnya kasihan peternaknya, tapi ya mau gimana lagi," ujarnya.
Salah satu pelanggan, Khoiriyah merasa senang dengan turunnya harga telur. Terlebih ia bekerja sebagai penjual nasi goreng. Sehingga setiap harinya ia membutuhkan telur sebagai salah satu bahan variasi dasarnya.
"Beli satu kilogram setiap harinya, untuk jualan nasi goreng," ujarnya. Dia berharap, harga telur terus stabil. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista