SIDOARJO - Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peranan penting bagi perekonomian dan penyerapan tenaga kerja Indonesia. Hal ini juga yang mendorong industri perhotelan turut berkontribusi dalam menyejahterakan para pegiat UMKM.
Salah satunya Hotel Aston Sidoarjo. Hotel tersebut melaunching produk UMKM menggandeng Dinas Kesehatan Sidoarjo. Hadir dalam kegiatan itu Ketua Tim Penggerak PKK Sidoarjo Sa’adah Ahmad Muhdlor, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo Fenny Apridawati dan pejabat lainya.
Ning Sasha, sapaan akrab Sa’adah mengapresisasi pihak hotel dalam merangkul produk yang dibuat oleh binaan asuhan mandiri (asman) pemanfaatan tanaman obat keluarga (toga). Baginya hal tersebut sangat luar biasa.
“Ini menandakan bahwa salah satu titik daripada kebangkitan ekonomi lokal,” ucapnya.
Dia menginginkan bagaimana masyarakat cerdas dalam memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitarnya untuk menjadi konsumsi. Tidak hanya layak untuk dikonsumsi, akan tetapi juga sehat dan bermanfaat.
Istri dari Bupati Sidoarjo tersebut mengungkapkan, keberhasilan produk lokal bisa diterima di hotel berawal dari salah satu acara yang diadakan oleh Dinkes. Kemudian mengundang pihak hotel, yang dimana telah dibicarakan sebelumnya bahwa setiap ada kegiatan kita mewajibkan harus ada produk UMKM dibina oleh Asman Toga.
“Nah disitu ada Pak GM (General Manager) hotel mencicipi beberapa, dan akhirnya dari Dinas Kesehatan mengusulkan bagaimana kalo ada produk lokal Sidoarjo masuk ke hotel,” jelasnya.
Menurutnya, itu merupakan hal yang positif. Ia juga mencontohkan bagaimana seorang sekelas Presiden sangat menganjurkan pada masyarakat untuk membeli produk lokal.
Dia pun menargetkan seluruh hotel di Kabupaten Sidoarjo mau merangkul UMKM lokal.
“Mungkin nanti bisa merambah ke toilet seperti sabun lokal, kemudian shampo lokal dan sebagainya,” tambahnya.
Sebelumnya, General Manager Hotel Aston Sidoarjo mengungkapkan, pihaknya ingin memberikan ruang bagi UMKM menyediakan makanan di tempatnya.
“Nantinya makanan akan disediakan pada tamu di semua kamar secara gratis,” ucapnya.
Bentuk kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung program prioritas Bupati Sidoarjo, yaitu tersedianya 100.000 lapangan kerja baru.
“Mungkin sandal hotel yang sudah kita diskusikan tadi bahwa di Sidoarjo ada salah satu sentra penghasil sandal, yang mana kita ingin memaksimalkan potensi daripada UMKM lokal yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Karena kami ingin pendapatan warga Sidoarjo kembali untuk warga sendiri,” pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista