Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Penerimaan Pajak Sidoarjo Tembus Rp 1,215 T, BPPD Launching SPPT-PBB Virtual

Vega Dwi Arista • Rabu, 11 Januari 2023 | 02:00 WIB
EKONOMI MEMBAIK: Proses pendataan penerimaan pajak restoran oleh petugas BPPD Sidoarjo.
EKONOMI MEMBAIK: Proses pendataan penerimaan pajak restoran oleh petugas BPPD Sidoarjo.
SIDOARJO - Penerimaan pajak di Sidoarjo dalam tiga tahun terakhir patut diacungi jempol. Capaiannya terus mengalami peningkatan. Pada 2022 tercatat penerimaan pajak tembus Rp 1,215 triliun. Pendapatan tersebut berasal dari berbagai jenis pungutan pajak. Mulai dari PBB, pajak hotel, restoran, air tanah, pajak reklame maupun pajak parkir serta BPHTB.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mendorong pengoptimalam penerimaan pajak daerah. Salah satunya melalui SPPT-PBB virtual yang baru dilaunching, Selasa (10/1) di Pendapa Delta Wibawa. Dirinya mengaku bangga bahwa penerimaan pajak 2022 bisa melebihi target. Dari target Rp 1,068 triliun, realisasinya bisa mencapai Rp 1,215 triliun.  “Capaian ini menjadi rekor terbesar sepanjang sejarah Rp 1,215 triliun,” ucapnya.

Ke depan, dia berharap penerimaan pajak di Kabupaten Sidoarjo terus meningkat. Tahun ini targetnya sebesar Rp 1,230 triliun diharapkan bisa tercapai bahkan melebihi target. Upaya realisasi itu didukung dengan adanya SPPT-PBB virtual. “Saat ini melalui metode digital, masyarakat dapat membayar pajak pada gerai-gerai terdekat, termasuk oleh BUMDes, sehingga mempermudah wajib pajak dalam membayar pajak,” katanya.

Bupati yang akrab dipanggil Gus Muhdlor tersebut berterimakasih kepada semua pihak atas dukungan perolehan pajak daerah. Terutama Forkopimda Sidoarjo yang selalu bersinergi membangun Kabupaten Sidoarjo. Dikatakannya, saat ini masih ada dua daerah di Indonesia yang telah menyelesaikan Perda pajaknya. Salah satunya Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya hal seperti ini tidak terlepas dari sinergi Forkopimda Sidoarjo.

Sementara itu Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo Ari Suryono mengatakan, pengoptimalan perolehan pajak terus dilakukan. Salah satunya dengan melaunching SPPT-PBB secara virtual. Kini pemberitahuan SPPT-PBB dilakukan secara digital melaui email maupun WhatsApp. Layanan tersebut memudahkan perusahan maupun masyarakat untuk mengecek tagihan SPPT PBB P2 sekaligus pencetakannya. “Kami juga telah menyelesaian sistem virtual pajak daerah lainnya, pajak hotel, restoran, reklame, virtualisasi pajaknya sudah kita selesaikan tahun 2022,” imbuhnya.

Ari menyebut, pembayaran PBB saat ini sangat mudah. Cukup datang ke gerai-gerai minimarket yang banyak tersebar. Bahkan masyarakat dapat melakukan pembayaran PBB-P2 melalui QRIS Bank Jatim.  BPPD Sidoarjo juga menyediakan layanan chat WhatsApp dengan customer service terkait PBB P2.

Dalam kesempatan tersebut Ari Suryono mengatakan, penyampaian SPPT tahun 2023 dilakukan pada bulan ini.  Tidak seperti sebelumnya yang dilakukan pada Maret. Dia berharap penyampaian SPPT di awal tahun dapat mendorong optimalisasi perolehan pajak. Oleh karenanya, dia juga meminta dukungan pada program virtual pajak kali ini.

“Harapannya, pak Kades atau pak Lurah ikut membantu mendistribusikan SPPT 2023 yang sudah tersampaikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan kepada lembaga yang telah berkontribusi terhadap pengoptimalisasian penerimaan pajak daerah serta penghargaan kepada wajib pajak panutan. Selain itu bupati Sidoarjo juga menyerahkan penghargaan kepada desa sebagai desa dengan partisipasi pembayaran PBB P2 tertinggi. (son/vga) Editor : Vega Dwi Arista
#BPPD #Launching #Pajak