Kegiatan tersebut dilakukan dengan memborong dagangan dari 25 PKL. Mulai dari PKL yang biasanya mangkal di depan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo hingga PKL di dekat jembatan layang Jenggolo.
“Ada beberapa yang kami geser di halaman depan SMA Muhammdiyah agar masyarakat bisa menikmati dagangan PKL secara gratis,” kata Ketua PDM Sidoarjo drh Zainul Muslimin.
Ya, dari 25 PKL tersebut, panitia sudah memborong dagangannya. Setiap PKL diberikan tanda dari Muhammdiyah. Sehingga masyarakat yang membeli di PKL tersebut tidak perlu membayarnya. Alias gratis. Ada PKL yang jualan rawon, soto, sate, pecel, STMJ bahkan juga jualan pentol.
Menurut Zainul, kegiatan “Makan Gratis Tebas Dagangan PKL” tersebut untuk lebih mendekatkan Muhammadiyah dengan masyarakat. Selain itu, juga membantu PKL yang terkena dampak pandemi Covid-19 agar terus bersemangat.
“Semua kena dampak, semoga apa yang kami lakukan bisa membantu masyarakat. Ada sekitar 3 ribu porsi yang bisa dinimkati dari para PKL tersebut ,” ujarnya.
Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sidoarjo ST Zubaidah Syafi’I, S.Ag menambahkan, pihaknya sangat mendukung kegiatan yang dilakukan PDM Muhammadiyah Sidoarjo. Apalagi, kegiatan sosial itu juga untuk memberikan semangat dan motivasi kepada PKL yang sangat terdampak pandemi Covid-19.
“Kami juga ingin mengembalikan perekonomian masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan sosial itu sesuai dengan apa yang diajarkan pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan. Yakni selalu memberikan bantuan kepada orang tak mampu.
“Karena itu kami harap dengan memborong dagangan PKL dan memberikan makan gratis ke masyarakat bisa ikut membantu perekonomian mereka,” ucapnya. (vga)
Editor : Vega Dwi Arista