Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sidoarjo Muhammad Atho'illah menjelaskan, Masing-masing SMA/SMK mendapatkan 1.000 dosis vaksin untuk pelajar.
"Secara bertahap vaksinasi ini akan keliling ke sekolah-sekolah," terangnya.
Sesuai anjuran dari Kementerian Kesehatan, siswa usia remaja divaksin menggunakan merek Sinovac. Para siswa SMA/SMK, menjadi prioritas karena persiapan menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM).
Menurut Atho'illah, vaksinasi bagi pelajar di Kota Delta diharapkan segera merampungkan dosis pertama dan kedua. Agar paket vaksinasi bagi guru, tenaga kependidikan dan siswa bisa tervaksin sebelum pembelajaran tatap muka dilaksanakan.
Arinta Eka Puspitasari siswi kelas X SMAN 2 Sidoarjo ini merasa lega usai menerima suntikan vaksin. Alumnus SMPN 4 Sidoarjo ini berharap situasi pandemi Covid-19 cepat melandai sehingga kegiatan pembelajaran tatap muka segera digelar.
"Semoga segera bisa sekolah lagi, tidak daring terus di rumah. Sebelum vaksin deg-degan banget saya takut. Tapi setelah divaksin lebih lega," terangnya.
Senada dengan siswanya, Kepala SMAN 2 Sidoarjo Nur Seno menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemprov Jatim jika sekolahnya sangat siap menghadapi pembelajaran tatap muka terbatas.
"Kami ingin herd immunity di lingkungan sekolah segera terbentuk," tegasnya.
Sementara itu, pelaksanaan vaksinasi kemarin menerapkan protokol kesehatan ketat. Peserta vaksinasi harus datang tepat waktu sesuai jadwal yang ditetapkan. Sebelum memasuki area vaksinasi, peserta melewati bilik sterilisasi disinfektan. (rpp/vga)
Editor : Vega Dwi Arista