Kabag Ops Polresta Sidoarjo Kompol Trie Sisbiantoro mengatakan, jika kegiatan itu dilakukan untuk mewujudukan Kamseltibcarlantas jelang Bulan Ramadan dan Idul Fitri. Tak hanya itu kegiatan itu juga untuk mencegah terjadinya lonjakan Covid-19.
“Sehingga selama 14 hari ke depan giat Operasi Keselamatan Semeru akan melibatkan TNI, Polri dan Dishub,” katanya.
Biantoro menambahkan, dalam operasi tersebut, sasarannya adalah pengendara yang tak disimplin berlalu lintas. Tak hanya itu, masyarakat yang belum memahami larangan mudik pada lebaran tahun ini juga tak luput menjadi target petugas.
Namun demikian, pihaknya bakal mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, disertai penegakan hukum secara selektif prioritas. Sehingga seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut bakal bekerja dengan baik.
“Jadi jika masyarakat mampu kita edukasi dengan benar, maka kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara dapat meningkat,” jelasnya. (far/opi)
Editor : Nofilawati Anisa