Wacana refokusing itu dibenarkan oleh Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Sidoarjo, Ainur Rahman, kemarin (11/3). Selain wisma atlet, proyek di bidang infrastruktur keolahragaan lain yang juga diwacanakan bakal terefokusing adalah proyek revitalisasi GOR Sidoarjo. "Anggaran Wisma Atlet keseluruhan, sedangkan untuk GOR hanya sebagian," imbuhnya.
Namun, Ainur juga menegaskan jika wacana refokusing dua proyek infrastruktur keolahragaan itu juga belum tahap final. "Itu masih konsep, belum diputuskan. Semoga dalam waktu dekat bisa segera diputuskan," ucapnya.
Diketahui, pembangunan gedung wisma atlet ini sudah mulai dianggarkan sejak tahun 2019 lalu. Namun, saat akan dilanjutkan kembali di tahun 2020, pembangunannya terpaksa berhenti karena anggarannya juga terimbas refokusing untuk penanganan Covid-19.
Tahun 2019, dana yang dikucurkan untuk pembangunan wisma atlet sebesar Rp 13,43 miliar. Sedangkan untuk tahun 2020, anggarannya mencapai Rp 28,4 miliar. Sementara alokasi anggaran pembangunan wisma atlet di tahun 2021 telah dipatok Rp 28 miliar.
Menanggapi rencana refokusing anggaran tersebut, Anggota Badan Anggaran DPRD Sidoarjo, Bangun Winarso mengharapkan eksekutif dapat duduk bersama dengan DPRD Sidoarjo. "Secara regulasi memang kewenangan eksekutif. Tapi lebih elok jika diberitahukan dan dibahas bersama DPRD. Itu juga untuk penyesuaian PAK nanti," terang politikus PAN itu. (son/opi) Editor : Nofilawati Anisa