Kepala Lapas Kelas I Surabaya Gun Gun Gunawan mengatakan, penyemprotan disinfektan dilakukan secara rutin tiga hari sekali. Hal itu untuk mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19 di lingkungan lapas. “Kali ini petugas lapas langsung yang melakukan penyemprotan disinfektan,” ungkapnya.
Dalam penyemprotan itu, petugas lapas memanfaatkan bantuan mobil PMK. Penyemprotan dimulai dari halaman, blok napi, hingga lapangan lapas. “Kemarin saya sempat dikasih tahu dokter, jika yang diisolasi sudah ada perkembangan yang bagus terutama terkait kondisi tubuhnya, bisa dipindahkan ke blok semula. Alhamdulillah ini sudah memasuki hari ke-10,” tambahnya.
Hingga saat ini, jumlah napi yang terpapar covid-19 tersisa 53 dari 57 orang. Empat di antaranya merupakan petugas, dua napi dinyatakan meninggal, dan dua lagi dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Empat petugas lapas yang dinyatakan Covid-19, hingga saat ini masih melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Sedangkan delapan narapidana masih dilakukan perawatan di rumah sakit. Sisanya dilakukan isolasi mandiri yang ditempatkan di blok khusus kesehatan lembaga pemasyarakatan. (far/vga) Editor : Nofilawati Anisa