Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Cerita Berdirinya Wisata Punden Mbah Retjo di Tanggulangin Sidoarjo yang Kini Jadi Jujukan Pengunjung untuk Ngabuburit

M Saiful Rohman • Jumat, 15 Maret 2024 | 21:26 WIB
JUJUKAN:  Wisata Punden Mbah Retjo di Dusun Luwung, Desa Ganggang Panjang, Kecamatan Tanggulangin.
JUJUKAN: Wisata Punden Mbah Retjo di Dusun Luwung, Desa Ganggang Panjang, Kecamatan Tanggulangin.

SIDOARJO - Wisata Punden Mbah Retjo di Dusun Luwung, Desa Ganggang Panjang, Kecamatan Tanggulangin memang menarik hati.

Suasana hijau di pinggir sungai dan sawah membuat pengunjung betah. Apalagi untuk ngabuburit menunggu waktu buka puasa selama Ramadan.

Di lokasi tersebut pemandangannya sangat indah. Dikelilingi banyak pohon dan hijaunya sawah.

Ditambah angin sepoi-sepoi yang menambah hawa sejuk bagi para pengunjungnya.

Fasilitasnya pun juga tidak kalah. Tersedia mainan anak-anak seperti, perosotan, ayunan dan gazebo untuk sekedar nongkrong.

Terdapat pula tempat duduk aesthetic bertenda gunung ala seseorang yang sedang kamping. Sangat pas untuk menunggu waktu berbuka puasa.

Ketua Pengelola Wisata Punden Mbah Retjo, Tondo menceritakan jika dahulu lokasi tersebut merupakan bekas sawah. Kebetulan terdapat punden yang dikeramatkan oleh warga.

Saat itu rencananya digunakan untuk mengikuti lomba Sidoresik dari Pemkab Sidoarjo. Yakni sebuah program untuk menjaga kebersihan sungai yang ada di Kota Delta.

"Kalau pendapa dan punden sejak dulu sudah ada. Nah waktu itu Pak Kepala Desa datang meminta untuk menggunakan tempat ini diikutkan Sidoresik," ceritanya saat ditemui di lokasi wisata.

Akan tetapi dirinya saat itu mengalami dilema. Karena takut akan mengubah budaya yang sudah ada di tempat tersebut. Sehingga dirinya harus berkomunikasi dengan sesepuh lainnya.

Akhirnya tempat tersebut diizinkan untuk diikutkan Sidoresik. Ia dan bersama warga lainnya bergotong-royong membersihkan punden. Begitu juga sungai yang awalnya kotor langsung dilakukan penghijauan.

Mereka juga menata pernak pernik lampu. Guna menambah kesan aesthetic saat malam hari.

Tondo menyebut jika persyaratan Sidoresik sungai harus sudah plengsengan. Akan tetapi sungai wisata tersebut belum dilakukan plengsengan. Sehingga harus kalah dengan peserta yang lain.

"Sebenarnya saya juga nggak nyangka (kok bisa ramai, red) padahal warung juga belum tertata, memang dari awal manajemen kita kurang baik," ujarnya.

Kendati demikian, Tondo mengakui jika yang paling menarik minat pengunjung yakni wisata kereta. Disitulah pengunjung diajak mengelilingi hijaunya sawah.

Pengunjung wisata Punden Mbah Retjo tidak hanya datang dari Sidoarjo saja. Melainkan juga dari Pasuruan, Gresik, Mojokerto dan Jombang.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati alam. Mungkin wisata Punden Mbah Retjo menjadi alternatif bagi seseorang yang mau ngabuburit bersama teman maupun keluarga. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Wisata #Mbah Retjo #Punden #ngabuburit #Sawah #Radar Sidoarjo #Tanggulangin