Kucing jadi salah satu binatang peliharaan populer di masyarakat. Peminatnya tidak hanya level lokal, tapi sampai internasional. Hal itu nampak dalam International Cat Show yang digelar di salah satu hotel di Sidoarjo. Sedikitnya ada 137 peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang meramaikan event tersebut.
Hendrik Muchlison, Wartawan Radar Sidoarjo
Ajang bergengsi itu merupakan kontes kucing tingkat internasional pertama di Kota Delta. Panitia juga menghadirkan juri yang tak tanggung-tanggung. Didatangkan langsung dari Eropa.
Beragam ras kucing ikut ditampilkan para breeder atau peternak kucing dalam even dari 29-30 Oktober itu. Mulai dari British Shorthair, Rag Doll, Bengal, Maine Coon, Peaknose, Scottish Fold.
Termasuk kucing dari ras asli Madura yakni jenis Busok. “British masih mendominasi karena memang jenis ini paling banyak penggemarnya di Indonesia,” kata Mujianto, panitia penyelenggara.
Mujianto menambahkan, panitia mengakomodir kucing ras lokal karena untuk mengenalkan ke mancanegara. “Harapannya pemerintah bisa beri ijin agar kucing jenis Busok ini bisa dikembangbiakan secara universal,” imbuhnya.
Masih kata Mujianto, ada beragam nominasi dalam kontes kucing tersebut. Mulai dari The Best Adult, The Best Kitten, dan The Best Variety. “Diperebutkan semua jenis ras,” terangnya.
Presiden Indonesia Cat Council (ICC) Word Cat Federation (WCF), Herianto Jainur Santoso menambahkan, selain untuk kompetisi, kontes itu juga untuk edukasi. Khususnya bagi pecinta kucing di Sidoarjo.
Peternak dapat banyak belajar bagaimana memelihara kucing dengan baik. “Jika kucing masuk nominasi best in show, itu cuma bonus,” ucapnya. (*/vga) Editor : Vega Dwi Arista