SIDOARJO - Ekonomi Kabupaten Sidoarjo pada 2023 mengalami pertumbuhan sebesar 6,16 persen dibanding tahun sebelumnya. Struktur perekonomian di tahun lalu masih didominasi oleh sektor industri pengolahan. Dengan kontribusi mencapai 48,61 persen.
Hal itu disampaikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo dalam publikasi terbarunya. Sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor menempati posisi kedua dengan kontribusi 16,18 persen, diikuti oleh sektor transportasi dan pergudangan sebesar 13,55 persen.
Sementara itu, sektor pertambangan dan penggalian memiliki kontribusi terkecil, yaitu 0,03 persen, diikuti oleh sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah, dan daur ulang sebesar 0,05 persen.
Dibandingkan dengan kabupaten dan kota lain di Jawa Timur, Sidoarjo memiliki kontribusi ekonomi terbesar kedua, yaitu 9,26 persen. Posisi pertama ditempati oleh Kota Surabaya dengan kontribusi 24,20 persen.
Kepala BPS Kabupaten Sidoarjo M Ismail mengatakan, dominasi sektor industri pengolahan di Sidoarjo didorong oleh keberadaan kawasan industri.
"Kawasan industri menarik banyak perusahaan manufaktur untuk berinvestasi, sehingga menciptakan lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Sidoarjo," katanya.
Ismail menambahkan, sektor perdagangan dan transportasi juga menunjukkan pertumbuhan yang positif di tahun 2023. Sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berupaya untuk meningkatkan daya saing dan diversifikasi ekonomi, dengan fokus pada pengembangan sektor-sektor unggulan seperti industri kreatif, pariwisata, dan agrikultur. (nis)
Editor : Annisa Firdausi