Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Program KURMA Pemkab Sidoarjo Bantu 300 UMKM Ekspor Produk

Vega Dwi Arista • Sabtu, 27 Mei 2023 | 00:39 WIB
KREATIF: Salah satu pelaku UMKM di Sidoarjo.
KREATIF: Salah satu pelaku UMKM di Sidoarjo.
SIDOARJO - Kelompok Usaha Perempuan Mandiri (KURMA) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sejak 2022 memberikan manfaat bagi penerimanya. Tidak heran jika program tersebut kembali diserbu peminat tahun ini.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo Mohamad Edi Kurniadi mengatakan, tahun ini Pemkab juga masih memberikan kemudahan untuk perempuan rumah tangga dengan program KURMA. Target penerimanya sebesar 2.400 kelompok. “Jumlahnya sama dengan tahun lalu,” katanya.

Dari Program KURMA ini, diharapkan 5 tahun ke depan sebanyak 8.467 RT dan RW di Kabupaten Sidoarjo mempunyai UMKM unggulan. Sesuai dengan perintah presiden untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yaitu pertama dengan mencetak UMKM go to ekspor. Kemudian adanya Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). “Hasil nyata KURMA pada 2022, Sidoarjo telah berhasil mencetak sebanyak 300 UMKM go to ekspor,” imbuhnya.

Riska, pengusaha brownis asal Wonoayu adalah salah satu penerima manfaat KURMA.  Kelompok Usaha “Sekar Mandiri” milik Riska yang terdiri dari 8 perempuan mandiri di Desa Jimbaran Wetan, Kecamatan Wonoayu.

Selain menerima manfaat berupa modal usaha yang diberikan dalam bentuk uang tunai yang disalurkan di BPR, mereka juga menerima pendampingan. “Baik itu berupa pelatihan usaha maupun monitoring evaluasi,” ujarnya.

Dalam waktu singkat, usaha mereka berhasil mendapatkan tempat di pasar lokal dan menarik minat pelanggan di luar daerah. Pelatihan usaha yang diberikan saat itu diantaranya, Pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), pelatihan digital marketing, pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK), dan sosialisasi tentang izin edar produk (PIRT) dan Halal.

Riska juga menjabarkan sebelum mendapatkan bantuan KURMA dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, dirinya tidak mendapatkan berbagai ilmu terkait izin usaha, bahkan kesusahan dalam mengembangkan usahanya di pasar luas. “KURMA memberikan kami pelatihan dan dukungan yang kami butuhkan untuk meningkatkan kualitas produk kami dan mengelola usaha dengan lebih efektif,” kata Riska.

Usaha Fudgy brownies dan keripik brownis MMA ini, di tekuninya sejak tahun 2019. Sedangkan dirinya mulai bergabung dengan KURMA sejak Maret 2022 lalu.“Kami merasa bangga dapat berkontribusi pada perekonomian lokal dan juga memberikan inspirasi kepada perempuan lain untuk mencapai kesuksesan melalui usaha mandiri” tambahnya. (nul/vga) Editor : Vega Dwi Arista
#Anggaran #KURMA #Pemkab Sidoarjo #UMKM