RADAR SIDOARJO - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sidoarjo menargetkan capaian tinggi dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 yang akan digelar di Kota Malang.
Ketua KONI Sidoarjo, Imam Mukri Afandi, optimistis Sidoarjo mampu meraih 800 poin dan mempertahankan posisi sebagai runner-up.
“Pada Porprov 2023, kita meraih 600 poin. Tahun ini, target kami naik menjadi 800 poin. Hal ini sudah kami konsolidasikan bersama Bidang Prestasi,” ujarnya.
Terkait bonus bagi atlet, Imam menyampaikan bahwa hal tersebut menjadi kewenangan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar). Namun, ia memastikan akan ada peningkatan nilai bonus dibandingkan sebelumnya.
“Soal bonus memang ranah Disporapar. Tapi kami pastikan ada kenaikan, karena kami ingin menjamin kesejahteraan para atlet,” tegasnya.
Ia juga menyebut bahwa pihaknya tengah menunggu pencairan dana hibah dari Pemkab Sidoarjo senilai Rp 15 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan atlet dan pelaksanaan program kerja KONI.
“Dana itu penting untuk mendukung pemusatan latihan, penyediaan peralatan, hingga logistik pendukung,” jelasnya.
Pada Porprov mendatang, KONI Sidoarjo akan menurunkan atlet dari 61 cabang olahraga (cabor), meningkat dibanding keikutsertaan sebelumnya. Namun, masih ada tujuh cabor yang belum bisa ikut serta karena kendala teknis.
“Saya ingin semua elemen olahraga di Sidoarjo bersatu dan solid,” ujarnya.
KONI juga akan memperkuat komunikasi dengan para pengurus cabor untuk mencegah perpindahan atlet ke daerah lain. “Kami akan terus menjalin komunikasi intensif agar atlet tetap bertahan dan berprestasi untuk Sidoarjo,” pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista