alexametrics
27 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Komisioner hingga Staf KPU Sidoarjo Diswab, Ada Apa?

SIDOARJO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo tengah mencegah terjadinya klaster pemilihan kepala daerah (pilkada) di lingkungan penyelenggara. Caranya, dengan melakukan uji swab kepada komisioner hingga staf yang ada di KPU Sidoarjo.

Uji swab itu juga dilakukan langsung di Kantor KPU Sidoarjo, Jalan Raya Cemengkalang. Komisioner hingga staf diambil sample DNA-nya secara bergantian.

Ketua KPU Sidoarjo M.Iskak menyebutkan, pelaksanaan uji swab itu juga bukan tanpa pertimbangan. Namun dilakukan untuk pencegahan Covid-19. Khususnya untuk para penyelenggara pemilu maupun staf yang memang bekerja secara intens. “Hasilnya belum ada, dimungkinkan tanggal 2,” katanya, Rabu (30/12).

Diketahui, selama pelaksanaan Pilkada Sidoarjo, KPU memang cukup bekerja secara intens. Tidak sedikit berinteraksi dengan beragam orang untuk menuntaskan berbagai kegiatan tersebut. Tentunya,juga menjadi rawan untuk tertular Covid-19.

Saat ini, KPU juga tinggal menuntaskan beberapa tahapan. Di antaranya penetapan pemenang pilkada dan pelantikan.

Sekretaris KPU Sidoarjo Sulaiman menambahkan, jumlah keseluruhan jajaran KPU Sidoarjo yang mengikuti uji swab tersebut sebanyak 39 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari ketua dan anggota komisioner KPU, sekretaris, kasubbag, staf sekretariat, tenaga kontrak, dan staf pendukung. Selain swab di lingkup pengurus kabupaten, KPU Sidoarjo juga melakukan rapid test kepada seluruh jajaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Totalnya, ada 90 orang anggota PPK dari 18 kecamatan yang ada di Sidoarjo. (son/opi)

SIDOARJO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo tengah mencegah terjadinya klaster pemilihan kepala daerah (pilkada) di lingkungan penyelenggara. Caranya, dengan melakukan uji swab kepada komisioner hingga staf yang ada di KPU Sidoarjo.

Uji swab itu juga dilakukan langsung di Kantor KPU Sidoarjo, Jalan Raya Cemengkalang. Komisioner hingga staf diambil sample DNA-nya secara bergantian.

Ketua KPU Sidoarjo M.Iskak menyebutkan, pelaksanaan uji swab itu juga bukan tanpa pertimbangan. Namun dilakukan untuk pencegahan Covid-19. Khususnya untuk para penyelenggara pemilu maupun staf yang memang bekerja secara intens. “Hasilnya belum ada, dimungkinkan tanggal 2,” katanya, Rabu (30/12).

Diketahui, selama pelaksanaan Pilkada Sidoarjo, KPU memang cukup bekerja secara intens. Tidak sedikit berinteraksi dengan beragam orang untuk menuntaskan berbagai kegiatan tersebut. Tentunya,juga menjadi rawan untuk tertular Covid-19.

Saat ini, KPU juga tinggal menuntaskan beberapa tahapan. Di antaranya penetapan pemenang pilkada dan pelantikan.

Sekretaris KPU Sidoarjo Sulaiman menambahkan, jumlah keseluruhan jajaran KPU Sidoarjo yang mengikuti uji swab tersebut sebanyak 39 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari ketua dan anggota komisioner KPU, sekretaris, kasubbag, staf sekretariat, tenaga kontrak, dan staf pendukung. Selain swab di lingkup pengurus kabupaten, KPU Sidoarjo juga melakukan rapid test kepada seluruh jajaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Totalnya, ada 90 orang anggota PPK dari 18 kecamatan yang ada di Sidoarjo. (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/