alexametrics
25 C
Sidoarjo
Friday, 30 July 2021

Pentingnya Memantau Kesehatan saat Pandemi Covid-19

SIDOARJO – Di tengah tingginya kasus harian Covid-19 belakangan ini, alangkah baiknya meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Tak lupa juga sangat disarankan memantau tanda-tanda kesehatan vital, seperti detak jantung dan tingkat saturasi oksigen dalam darah.

Untuk mendukung masyarakat Indonesia memantau tanda-tanda vital tersebut, Amazfit memberikan penawaran menarik. Yaitu harga yang lebih murah, nyaris setengah dari harga normal. Penawaran pun berlangsung lumayan lama, mulai 25 Juni hingga sebulan ke depan.

Jacky Yang, Amazfit SEA Director menjelaskan, jam tangan pintar Amazfit Bip U Series memiliki fitur kesehatan dan kebugaran yang canggih. Salah satunya adalah fitur OxygenBeats™ yang mampu mengukur saturasi oksigen dalam darah (SpO₂).

“Sehingga pemakainya dapat mengetahui kondisi kesehatan vital terkini setiap saat. Fitur ini juga dapat membantu penggunanya memonitor kondisi tubuh, saat sedang tidak sehat, stres, atau saat latihan intensif untuk maraton, sesi olahraga berat, atau beraktivitas di ketinggian,” ungkapnya, Selasa (29/6).

Amazfit Bip U Series juga dilengkapi dengan BioTracker™2 PPG yang merupakan sensor pelacakan optik biologis. Sensor ini untuk mengukur detak jantung penggunanya selama 24 jam non-stop.

Fitur SomnusCare™ yang terdapat pada Amazfit Bip U Series akan membantu pengguna dalam memonitor kualitas tidurnya. Sistem Penilaian Kesehatan PAI™ yang inovatif dapat mengubah data detak jantung, aktivitas terlacak, dan data kesehatan lainnya menjadi skor yang dipersonalisasi untuk setiap pengguna. “Yang memungkinkan pengguna memahami kesehatan fisiknya dengan cara yang sangat mudah secara real-time,” kata Jacky.

Lebih jauh ia menjelaskan, kekurangan oksigen dalam darah sebaiknya dapat diidentifikasi sejak dini. Karena dapat berakibat fatal, bahkan hingga menyebabkan kematian. Tanda-tanda yang bisa diperhatikan bahwa tubuh sedang kekurangan oksigen di antaranya, adalah sesak napas, pusing, batuk-batuk, jantung berdetak cepat, serta kulit terlihat lebih pucat.

“Untuk meningkatkan kadar oksigen dalam darah, dapat dilakukan dengan berolahraga secara rutin. Berolahraga juga dapat membentuk pembuluh darah baru sehingga memperlancar peredaran oksigen ke seluruh tubuh,” urainya.

Untuk meningkatkan pasokan oksigen dalam darah, dapat dilakukan dengan cara melakukan olahraga dengan intensitas sedang secara teratur yaitu 3-5 kali dalam seminggu selama 30-45 menit. Untuk jenis olahraga, bisa dipilih yang bersifat ritmis dan berkesinambungan. “Misalnya renang, senam aerobik, jogging, bersepeda dan jalan cepat,” kata Jacky. (awa/opi)

 

SIDOARJO – Di tengah tingginya kasus harian Covid-19 belakangan ini, alangkah baiknya meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Tak lupa juga sangat disarankan memantau tanda-tanda kesehatan vital, seperti detak jantung dan tingkat saturasi oksigen dalam darah.

Untuk mendukung masyarakat Indonesia memantau tanda-tanda vital tersebut, Amazfit memberikan penawaran menarik. Yaitu harga yang lebih murah, nyaris setengah dari harga normal. Penawaran pun berlangsung lumayan lama, mulai 25 Juni hingga sebulan ke depan.

Jacky Yang, Amazfit SEA Director menjelaskan, jam tangan pintar Amazfit Bip U Series memiliki fitur kesehatan dan kebugaran yang canggih. Salah satunya adalah fitur OxygenBeats™ yang mampu mengukur saturasi oksigen dalam darah (SpO₂).

“Sehingga pemakainya dapat mengetahui kondisi kesehatan vital terkini setiap saat. Fitur ini juga dapat membantu penggunanya memonitor kondisi tubuh, saat sedang tidak sehat, stres, atau saat latihan intensif untuk maraton, sesi olahraga berat, atau beraktivitas di ketinggian,” ungkapnya, Selasa (29/6).

Amazfit Bip U Series juga dilengkapi dengan BioTracker™2 PPG yang merupakan sensor pelacakan optik biologis. Sensor ini untuk mengukur detak jantung penggunanya selama 24 jam non-stop.

Fitur SomnusCare™ yang terdapat pada Amazfit Bip U Series akan membantu pengguna dalam memonitor kualitas tidurnya. Sistem Penilaian Kesehatan PAI™ yang inovatif dapat mengubah data detak jantung, aktivitas terlacak, dan data kesehatan lainnya menjadi skor yang dipersonalisasi untuk setiap pengguna. “Yang memungkinkan pengguna memahami kesehatan fisiknya dengan cara yang sangat mudah secara real-time,” kata Jacky.

Lebih jauh ia menjelaskan, kekurangan oksigen dalam darah sebaiknya dapat diidentifikasi sejak dini. Karena dapat berakibat fatal, bahkan hingga menyebabkan kematian. Tanda-tanda yang bisa diperhatikan bahwa tubuh sedang kekurangan oksigen di antaranya, adalah sesak napas, pusing, batuk-batuk, jantung berdetak cepat, serta kulit terlihat lebih pucat.

“Untuk meningkatkan kadar oksigen dalam darah, dapat dilakukan dengan berolahraga secara rutin. Berolahraga juga dapat membentuk pembuluh darah baru sehingga memperlancar peredaran oksigen ke seluruh tubuh,” urainya.

Untuk meningkatkan pasokan oksigen dalam darah, dapat dilakukan dengan cara melakukan olahraga dengan intensitas sedang secara teratur yaitu 3-5 kali dalam seminggu selama 30-45 menit. Untuk jenis olahraga, bisa dipilih yang bersifat ritmis dan berkesinambungan. “Misalnya renang, senam aerobik, jogging, bersepeda dan jalan cepat,” kata Jacky. (awa/opi)

 


Berita HITS

Berita Terbaru

Trending Tags