alexametrics
31 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Tunggakan BPJS Capai Rp 124 Miliar

SIDOARJO – BPJS Kesehatan Sidoarjo menyarankan peserta BPJS kelas 3 dapat dialihkan menjadi peserta PBPU (Pekerja Buka Penerima Upah) yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah. Karena saat ini tunggakan pembayaran BPJS warga Sidoarjo terbilang masih besar.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo Yessy Novita menguraikan, tungkakan pembayaran peserta BPJS di Sidoarjo tercatat mencapai Rp 124 miliar. Tunggakan itu dihitung dari 167.848 warga Sidoarjo yang nunggak. “Kalau total peserta BPJS yang terdaftar di Sidoarjo ada 1.862.173 jiwa,” katanya.

Yessy merincikan, tunggakan iuran peserta itu terbagi dalam tiga kelas kepesertaan, yakni kelas 1, 2 dan 3. Parahnya paling banyak masyarakat yang menunggak iuran BPJS Kesehatan ialah peserta kelas 3.

Totalnya mencapai 102.705 peserta dengan tunggakan Rp 35 Miliar. “Kalau kelas 3 nanti sudah masuk dalam PBPU maka untuk tunggakannya, akan tetap menjadi piutang peserta yang timbul jika peserta kembali menjadi peserta mandiri,” imbuhnya.

Sementara untuk kelas 1 terdapat 24.391 peserta dengan total tunggakan Rp 43,7 miliar. Sedangkan peserta kelas 2 terdapat 40.725 peserta menunggak dengan tunggakan Rp 45,5 miliar.

Di lain pihak, sejatinya Pemkab Sidoarjo tengah menyusun skema pelayanan kesehatan yang bakal memudahkan warga Sidoarjo. Yakni melalui program Universal Health Coverage (UHC). (son/opi)

SIDOARJO – BPJS Kesehatan Sidoarjo menyarankan peserta BPJS kelas 3 dapat dialihkan menjadi peserta PBPU (Pekerja Buka Penerima Upah) yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah. Karena saat ini tunggakan pembayaran BPJS warga Sidoarjo terbilang masih besar.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo Yessy Novita menguraikan, tungkakan pembayaran peserta BPJS di Sidoarjo tercatat mencapai Rp 124 miliar. Tunggakan itu dihitung dari 167.848 warga Sidoarjo yang nunggak. “Kalau total peserta BPJS yang terdaftar di Sidoarjo ada 1.862.173 jiwa,” katanya.

Yessy merincikan, tunggakan iuran peserta itu terbagi dalam tiga kelas kepesertaan, yakni kelas 1, 2 dan 3. Parahnya paling banyak masyarakat yang menunggak iuran BPJS Kesehatan ialah peserta kelas 3.

Totalnya mencapai 102.705 peserta dengan tunggakan Rp 35 Miliar. “Kalau kelas 3 nanti sudah masuk dalam PBPU maka untuk tunggakannya, akan tetap menjadi piutang peserta yang timbul jika peserta kembali menjadi peserta mandiri,” imbuhnya.

Sementara untuk kelas 1 terdapat 24.391 peserta dengan total tunggakan Rp 43,7 miliar. Sedangkan peserta kelas 2 terdapat 40.725 peserta menunggak dengan tunggakan Rp 45,5 miliar.

Di lain pihak, sejatinya Pemkab Sidoarjo tengah menyusun skema pelayanan kesehatan yang bakal memudahkan warga Sidoarjo. Yakni melalui program Universal Health Coverage (UHC). (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/