alexametrics
26 C
Sidoarjo
Tuesday, 17 May 2022

Sukses di Paralimpiade Tokyo, Kontingen Indonesia Banjir Apresiasi

JAKARTA – Apresiasi terus diterima kontingen Indonesia yang sukses di Paralimpiade 2020 Tokyo. Kali ini apresiasi itu dating dari Xiaomi, perusahaan elektronik konsumen dan teknologi manufaktur pintar yang berfokus pada smartphone, perangkat pintar, dan platform Internet of Things (IoT).

Alvin Tse, Country Director Xiaomi Indonesia mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh kontingen Indonesia dalam Paralimpiade 2020 Tokyo, karena menjadi tonggak penting bagi pencapaian olahraga di Indonesia. Untuk merayakan hal tersebut, pihaknya menyiapkan apresiasi untuk kontingen Indonesia sebagai bentuk rasa bangga kepada para atlet yang mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Indonesia berhasil meraih medali emas dalam ajang olahraga ini setelah Paralimpiade 1980 Arnhem atau 41 tahun kemudian. Perolehan medali dalam Paralimpiade 2020 Tokyo secara keseluruhan merupakan hasil terbaik yang pernah dicapai, yakni dua medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu.

“Kami ikut berbangga atas pencapaian yang diraih oleh para atlet Indonesia. Mereka memperlihatkan semangat tak kenal menyerah demi meraih prestasi terbaik bagi bangsa, mengingatkan kepada misi kami yang tidak kenal lelah dalam menghadirkan produk menakjubkan dengan harga sebenarnya,” ujar Alvin Tse, Selasa (28/9).

Xiaomi menyiapkan apresiasi yang akan diberikan kepada kontingen Indonesia berupa produk yang diharapkan bisa memberikan kualitas hidup yang lebih baik melalui teknologi. Apresiasi ini dimaksudkan sebagai wujud rasa bangga dari Xiaomi serta Xiaomi Fans terhadap prestasi yang diraih para atlet Indonesia di Paralimpiade 2020 Tokyo serta dunia olahraga Indonesia pada umumnya.

“Terimakasih kepada Xiaomi Indonesia atas apresiasi kepada kontingen Paralimpiade. Semoga penghargaan ini juga turut memberikan nilai tambah terhadap Xiaomi Indonesia sebagai entitas yang berkomitmen dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif dan menghormati asas kesetaraan.” sambung Senny Marbun, Ketua Umum Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPCI). (ara/opi)

 

JAKARTA – Apresiasi terus diterima kontingen Indonesia yang sukses di Paralimpiade 2020 Tokyo. Kali ini apresiasi itu dating dari Xiaomi, perusahaan elektronik konsumen dan teknologi manufaktur pintar yang berfokus pada smartphone, perangkat pintar, dan platform Internet of Things (IoT).

Alvin Tse, Country Director Xiaomi Indonesia mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh kontingen Indonesia dalam Paralimpiade 2020 Tokyo, karena menjadi tonggak penting bagi pencapaian olahraga di Indonesia. Untuk merayakan hal tersebut, pihaknya menyiapkan apresiasi untuk kontingen Indonesia sebagai bentuk rasa bangga kepada para atlet yang mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Indonesia berhasil meraih medali emas dalam ajang olahraga ini setelah Paralimpiade 1980 Arnhem atau 41 tahun kemudian. Perolehan medali dalam Paralimpiade 2020 Tokyo secara keseluruhan merupakan hasil terbaik yang pernah dicapai, yakni dua medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu.

“Kami ikut berbangga atas pencapaian yang diraih oleh para atlet Indonesia. Mereka memperlihatkan semangat tak kenal menyerah demi meraih prestasi terbaik bagi bangsa, mengingatkan kepada misi kami yang tidak kenal lelah dalam menghadirkan produk menakjubkan dengan harga sebenarnya,” ujar Alvin Tse, Selasa (28/9).

Xiaomi menyiapkan apresiasi yang akan diberikan kepada kontingen Indonesia berupa produk yang diharapkan bisa memberikan kualitas hidup yang lebih baik melalui teknologi. Apresiasi ini dimaksudkan sebagai wujud rasa bangga dari Xiaomi serta Xiaomi Fans terhadap prestasi yang diraih para atlet Indonesia di Paralimpiade 2020 Tokyo serta dunia olahraga Indonesia pada umumnya.

“Terimakasih kepada Xiaomi Indonesia atas apresiasi kepada kontingen Paralimpiade. Semoga penghargaan ini juga turut memberikan nilai tambah terhadap Xiaomi Indonesia sebagai entitas yang berkomitmen dalam mewujudkan masyarakat yang inklusif dan menghormati asas kesetaraan.” sambung Senny Marbun, Ketua Umum Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPCI). (ara/opi)

 

Most Read

Berita Terbaru


/