alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Bupati Muhdlor : RSUD Sidoarjo Mampu, Tidak Usah Berobat ke Luar Kota

SIDOARJO – Peningkatan layanan kualitas kesehatan di Sidoarjo terus dilakukan. Kamis (27/1) pemkab melalui RSUD Sidoarjo meresmikan layanan radioterapi sekaligus pelayanan kanker secara utuh.

“Jadi kebanggaan kita semua, bukan hanya RSUD tapi kabupaten Sidoarjo. Saya yakin peningkatan kualitas kesehatan juga ada dan masyarakat pasti akan terlayani dan tidak usah antre berbulan-bulan di rumah sakit luar Sidoarjo,” kata Bupati Sidoarjo Ahmad Mudhlor.

Muhdlor mengharapkan RSUD terus meningkatkan layanan lebih baik lagi. “Termasuk di tahun ini kita coba untuk mengarah pada RSUD tipe A. Dan ini menjadi yang pertama RSUD di Indonesia yang punya kabupaten tipenya A. Ini kado terbaik bagi Sidoarjo,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, dengan layanan yang baik ini, masyarakat Sidoarjo tidak perlu lagi jauh-jauh berobat. “Intinya apa? Secara kualitas, alat dan pelayanan WBBM sudah terbaik semua. Tidak usah jauh-jauh berobat. RSUD kita mampu,” imbuhnya.

Direktur RSUD Sidoarjo Atok Irawan menjelaskan, untuk mengarah ke tipe A, pihaknya tengah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) seperti dokter sub spesialis.

“Kalau kelas A ada 13 sub spesialis. Insya Allah kita sudah cukup. Tinggal penambahan pelayanan kanker terpadu ini mulai dokter penyakit dalam onkologi, bedah onkologi, obgyn onkologi, semua yang sub spesialis kanker bisa menambah ke kelas A,” jelasnya.

Menurut Atok, penambahan layanan ini,  suatu momen bahwa RSUD saat ini sebagai rumah sakit tipe B pemda telah punya gedung radioterapi. Apalagi ini jadi satu mulai radioterapi, onkologi, paliatif lantai dua. Lantai tiga kemoterapi one day care. “Biasanya layanan kanker terpadu ada di RS tipe A. Ini RS tipe B tapi bisa menyediakan. Kita mengarah ke kelas A,” jelasnya. (rpp/vga)

 

 

SIDOARJO – Peningkatan layanan kualitas kesehatan di Sidoarjo terus dilakukan. Kamis (27/1) pemkab melalui RSUD Sidoarjo meresmikan layanan radioterapi sekaligus pelayanan kanker secara utuh.

“Jadi kebanggaan kita semua, bukan hanya RSUD tapi kabupaten Sidoarjo. Saya yakin peningkatan kualitas kesehatan juga ada dan masyarakat pasti akan terlayani dan tidak usah antre berbulan-bulan di rumah sakit luar Sidoarjo,” kata Bupati Sidoarjo Ahmad Mudhlor.

Muhdlor mengharapkan RSUD terus meningkatkan layanan lebih baik lagi. “Termasuk di tahun ini kita coba untuk mengarah pada RSUD tipe A. Dan ini menjadi yang pertama RSUD di Indonesia yang punya kabupaten tipenya A. Ini kado terbaik bagi Sidoarjo,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, dengan layanan yang baik ini, masyarakat Sidoarjo tidak perlu lagi jauh-jauh berobat. “Intinya apa? Secara kualitas, alat dan pelayanan WBBM sudah terbaik semua. Tidak usah jauh-jauh berobat. RSUD kita mampu,” imbuhnya.

Direktur RSUD Sidoarjo Atok Irawan menjelaskan, untuk mengarah ke tipe A, pihaknya tengah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) seperti dokter sub spesialis.

“Kalau kelas A ada 13 sub spesialis. Insya Allah kita sudah cukup. Tinggal penambahan pelayanan kanker terpadu ini mulai dokter penyakit dalam onkologi, bedah onkologi, obgyn onkologi, semua yang sub spesialis kanker bisa menambah ke kelas A,” jelasnya.

Menurut Atok, penambahan layanan ini,  suatu momen bahwa RSUD saat ini sebagai rumah sakit tipe B pemda telah punya gedung radioterapi. Apalagi ini jadi satu mulai radioterapi, onkologi, paliatif lantai dua. Lantai tiga kemoterapi one day care. “Biasanya layanan kanker terpadu ada di RS tipe A. Ini RS tipe B tapi bisa menyediakan. Kita mengarah ke kelas A,” jelasnya. (rpp/vga)

 

 

Most Read

Berita Terbaru


/