
RADAR SIDOARJO - Perubahan taktik menjadi salah satu kunci kebangkitan Deltras FC Sidoarjo saat menghadapi Kendal Tornado FC dalam lanjutan Liga 2 Championship 2026/2027. Sempat tertinggal 1-2, The Lobster mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah pelatih Leonard Tupamahu melakukan penyesuaian strategi.
Pelatih yang akrab disapa Coach Leo itu menjelaskan, Deltras awalnya lebih banyak bertahan dengan skema 5-4-1 dan menerapkan strategi low block. Pola tersebut membuat para pemain cenderung menunggu serangan lawan di area pertahanan sendiri.
Namun, situasi pertandingan membuat Leo mengubah pendekatan permainan. Deltras mulai meningkatkan tekanan di lini tengah dengan menerapkan pola yang menyerupai formasi Kendal Tornado FC, yakni 3-4-3.
Penyesuaian tersebut dilakukan untuk memutus aliran bola lawan sekaligus memperpendek jarak saat membangun serangan. Dengan demikian, Deltras memiliki peluang merebut bola di area tengah dan melancarkan serangan tanpa harus memulai dari lini pertahanan sendiri.
“Selain fighting spirit para pemain, menurut saya ada sedikit perubahan dari segi taktik. Tadinya kita cenderung bertahan dengan 5-4-1 di low block dan menunggu mereka,” ujar Leo, Selasa (27/10).
Menurut dia, Deltras kemudian berusaha membatasi pergerakan lawan di lini tengah. Strategi itu diharapkan dapat membuka kesempatan untuk merebut bola dan segera mengalirkannya ke area depan.
“Kita lebih menahan mereka di tengah dengan harapan bisa mencuri bola. Jadi, ketika memulai serangan, jaraknya tidak terlalu jauh. Kita bisa memulai serangan dari tengah ke depan,” jelasnya.
Perubahan strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap permainan Deltras. Para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik sehingga tim tidak hanya berhasil menyamakan kedudukan, tetapi juga menciptakan sejumlah peluang tambahan.
Leo menilai, kemampuan pemain beradaptasi dengan perubahan taktik di tengah pertandingan menjadi faktor penting dalam kebangkitan timnya. Semangat juang para pemain juga berperan besar dalam menjaga daya saing hingga pertandingan berakhir.
Hasil imbang 2-2 tersebut menunjukkan respons Deltras saat berada dalam tekanan dan tertinggal dari lawan. Penyesuaian taktik menjadi salah satu upaya The Lobster untuk menjaga peluang meraih poin, terutama dalam pertandingan yang menuntut konsentrasi dan kedisiplinan tinggi.



