alexametrics
31 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Gerak Cepat, Ibu Hamil Mulai Divaksin Covid-19

SIDOARJO – Setelah pemberian vaksin Covid-19 kepada anak-anak usia 12-17 tahun, pemerintah juga memberikan lampu hijau pemberian vaksin Covid-19 kepada ibu hamil (bumil). Meskipun awalnya sempat ragu, para bumil di Sidoarjo akhirnya memutuskan untuk mengikuti vaksinasi.

Seperti yang terlihat di Pendapa kantor Kecamatan Sukodono Rabu (25/8). Lilis Susilowati warga Dusun Wonokoyo, Desa Kloposepuluh mengatakan ia telah berkonsultasi terlebih dahulu dengan bidan sebelum mengikuti vaksinasi Covid-19.

“Bidan bilang boleh, silahkan vaksin. Padahal rencana saya setelah melahirkan saja. Ternyata kemarin ada pengumuman dari pemerintah desa. Akhirnya saya ikut,” ucap Lilis yang usia kandungannya 33 minggu itu.

Senada dengan Lilis, Aissatul Laila dengan usia kehamilan tujuh bulan mengatakan hal yang sama. “Iya sempat khawatir. Tapi demi kesehatan saya dan bayi ya akhirnya ikut vaksin,” ungkapnya.

Kepala Puskesmas Sukodono Loeki Rahayu Hiendraningsih menjabarkan, di wilayah Kecamatan Sukodono ada sekitar 360 bumil. Sedangkan pelaksanaan vaksinasi bagi mereka dilakukan bertahap sesuai ketersediaan vaksin Sinovac.

“Yang direkomendasikan untuk bumil yakni Moderna, Sinovac dan Pfizer. Kita pilih Sinovac karena lebih save,” katanya.

Lalu apa saja syarat bumil bisa vaksin ?

“Usia kehamilan memasuki trimester dua atau 13 minggu. Bukan penyintas Covid-19 dalam tiga bulan terakhir ini. Selebihnya sama dalam syarat screening lainnya,” imbuhnya.

Camat Sukodono Mukhammad Makhmud menambahkan, selain memfasilitasi vaksinasi bumil, hari ini Kamis (26/8) pihaknya mengadakan vaksinasi bagi 18 disabilitas, dengan menggunakan vaksin Sinopharm. Selain itu di Kecamatan Sukodono telah memvaksin 50 ODGJ. “Door to door ke rumah warga,” katanya.

Sementara itu, hari ini juga bertempat di RSUD Sidoarjo, akan diselenggarakan vaksinasi bagi 200 bumil yang ada di wilayah Puskesmas Sidoarjo, Urangagung, Sekardangan dan Candi. (rpp/vga)

SIDOARJO – Setelah pemberian vaksin Covid-19 kepada anak-anak usia 12-17 tahun, pemerintah juga memberikan lampu hijau pemberian vaksin Covid-19 kepada ibu hamil (bumil). Meskipun awalnya sempat ragu, para bumil di Sidoarjo akhirnya memutuskan untuk mengikuti vaksinasi.

Seperti yang terlihat di Pendapa kantor Kecamatan Sukodono Rabu (25/8). Lilis Susilowati warga Dusun Wonokoyo, Desa Kloposepuluh mengatakan ia telah berkonsultasi terlebih dahulu dengan bidan sebelum mengikuti vaksinasi Covid-19.

“Bidan bilang boleh, silahkan vaksin. Padahal rencana saya setelah melahirkan saja. Ternyata kemarin ada pengumuman dari pemerintah desa. Akhirnya saya ikut,” ucap Lilis yang usia kandungannya 33 minggu itu.

Senada dengan Lilis, Aissatul Laila dengan usia kehamilan tujuh bulan mengatakan hal yang sama. “Iya sempat khawatir. Tapi demi kesehatan saya dan bayi ya akhirnya ikut vaksin,” ungkapnya.

Kepala Puskesmas Sukodono Loeki Rahayu Hiendraningsih menjabarkan, di wilayah Kecamatan Sukodono ada sekitar 360 bumil. Sedangkan pelaksanaan vaksinasi bagi mereka dilakukan bertahap sesuai ketersediaan vaksin Sinovac.

“Yang direkomendasikan untuk bumil yakni Moderna, Sinovac dan Pfizer. Kita pilih Sinovac karena lebih save,” katanya.

Lalu apa saja syarat bumil bisa vaksin ?

“Usia kehamilan memasuki trimester dua atau 13 minggu. Bukan penyintas Covid-19 dalam tiga bulan terakhir ini. Selebihnya sama dalam syarat screening lainnya,” imbuhnya.

Camat Sukodono Mukhammad Makhmud menambahkan, selain memfasilitasi vaksinasi bumil, hari ini Kamis (26/8) pihaknya mengadakan vaksinasi bagi 18 disabilitas, dengan menggunakan vaksin Sinopharm. Selain itu di Kecamatan Sukodono telah memvaksin 50 ODGJ. “Door to door ke rumah warga,” katanya.

Sementara itu, hari ini juga bertempat di RSUD Sidoarjo, akan diselenggarakan vaksinasi bagi 200 bumil yang ada di wilayah Puskesmas Sidoarjo, Urangagung, Sekardangan dan Candi. (rpp/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/