alexametrics
26 C
Sidoarjo
Saturday, 4 December 2021

Jangan Tunggu Tua, Perbanyak Gerak Cegah Osteoporosis

SIDOARJO – Pengeroposan tulang atau osteoporosis dapat diderita berbagai kalangan usia. Penting bagi masyarakat terutama generasi muda untuk memahami bahwa osteoporosis dan penyakit tulang lainnya bisa dicegah sejak dini dengan gaya hidup sehat.

Dokter spesialisas mikrobiologi klinik, Dewi Retnoningsih, SPMk mengatakan, pemicu seseorang dapat terkena osteoporosis akibat perubahan gaya hidup.

“Ada dua faktor. Tidak mengkonsumsi makanan bergizi serta malas bergerak,” katanya.

Maka dari itu penting bagi masyarakat untuk selalu mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung banyak kalsium. Seperti telur, susu dan kacang-kacangan. Hindari konsumsi minuman bersoda juga sangat penting. Selain itu masyarakat dianjurkan memperbanyak gerak dengan rutin jalan kaki 10 ribu langkah per hari atau bisa melakukan senam osteoporosis.

Dewi menyayangkan, khusus senam osteoporosis sendiri, yang sudah ada sekitar dua dekade itu belum banyak diketahui masyarakat. Senam itu diciptakan oleh dokter ahli tulang Indonesia pada tahun 2002. Berdasarkan penelitian melakukan senam ini seminggu 3-6 kali, dalam seminggu angka kejadian pengeroposan turun dan kepadatan tulangnya meningkat.

Maka dari itu DPC Persatuan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) Kabupaten Sidoarjo mengajak para tenaga kesehatan di puskesmas untuk mengenal dan memahami pentingnya senam tersebut.

Kegiatan yang digelar di GOR Indoor Serba Guna Sidoarjo, akan ditularkan ke masyarakat secara luas. Ketua Panitia Pelatihan Senam Osteoporosis Rini Checilia mengatakan, senam seperti ini sangat penting bagi masyarakat untuk menghindari pengeroposan tulang.

“Jangan sampai terlambat. Utamakan banyak gerak. Harus sedini mungkin tidak harus menunggu usia lanjut,” tegasnya. (rpp/vga)

 


SIDOARJO – Pengeroposan tulang atau osteoporosis dapat diderita berbagai kalangan usia. Penting bagi masyarakat terutama generasi muda untuk memahami bahwa osteoporosis dan penyakit tulang lainnya bisa dicegah sejak dini dengan gaya hidup sehat.

Dokter spesialisas mikrobiologi klinik, Dewi Retnoningsih, SPMk mengatakan, pemicu seseorang dapat terkena osteoporosis akibat perubahan gaya hidup.

“Ada dua faktor. Tidak mengkonsumsi makanan bergizi serta malas bergerak,” katanya.

Maka dari itu penting bagi masyarakat untuk selalu mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung banyak kalsium. Seperti telur, susu dan kacang-kacangan. Hindari konsumsi minuman bersoda juga sangat penting. Selain itu masyarakat dianjurkan memperbanyak gerak dengan rutin jalan kaki 10 ribu langkah per hari atau bisa melakukan senam osteoporosis.

Dewi menyayangkan, khusus senam osteoporosis sendiri, yang sudah ada sekitar dua dekade itu belum banyak diketahui masyarakat. Senam itu diciptakan oleh dokter ahli tulang Indonesia pada tahun 2002. Berdasarkan penelitian melakukan senam ini seminggu 3-6 kali, dalam seminggu angka kejadian pengeroposan turun dan kepadatan tulangnya meningkat.

Maka dari itu DPC Persatuan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) Kabupaten Sidoarjo mengajak para tenaga kesehatan di puskesmas untuk mengenal dan memahami pentingnya senam tersebut.

Kegiatan yang digelar di GOR Indoor Serba Guna Sidoarjo, akan ditularkan ke masyarakat secara luas. Ketua Panitia Pelatihan Senam Osteoporosis Rini Checilia mengatakan, senam seperti ini sangat penting bagi masyarakat untuk menghindari pengeroposan tulang.

“Jangan sampai terlambat. Utamakan banyak gerak. Harus sedini mungkin tidak harus menunggu usia lanjut,” tegasnya. (rpp/vga)

 


Most Read

Berita Terbaru