alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Donor Darah Aman Saat Puasa

SIDOARJO – Amankah donor darah dilakukan saat puasa? Pertanyaan ini sering timbul di benak masyarakat. Donor darah di saat puasa boleh dilakukan. Donor darah biasa atau donor plasma konvalesen bagi penyintas Covid-19. Tentunya jika ingin melakukan donor saat puasa perlu kesiapan dari tubuh itu sendiri. Sebab dalam keadaan berpuasa, kondisi tubuh memerlukan cukup energi pasca berpuasa sepanjang hari.

Duty Manager Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia Sidoarjo dr. Nunuk Masluhiyah, Rabu (14/4) menjelaskan bagi mereka yang sudah rutin mendonorkan darahnya, tentu aktivitas yang satu ini tidak asing lagi. Namun, bagi yang baru pertama kali akan melakukan donor darah di saat puasa, wajib menjadi perhatian.

“Kebanyakan pendonor yang melakukan donor saat puasa, ia sudah menjadi pendonor rutin. Untuk yang pertama kali, tidak disarankan saat puasa,” jelasnya.

Oleh karena itu, sebelum donor darah, seorang calon pendonor disarankan untuk menjaga betul kesehatannya dengan beristirahat cukup, makan makanan bergizi dan cukup minum air putih. Seluruh hasil pemeriksaan seperti tekanan darah, kadar hemoglobin ini wajib ada pada kisaran normal.

Donor darah juga bisa dilakukan setelah berbuka. Waktu terbaik dua jam setelah makan berat. Saat berbuka, pendonor dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi makanan yang terlalu berlemak agar kualitas darah yang dihasilkan baik.

Jika banyak mengkonsumsi makanan berlemak seperti gorengan atau santan darah menjadi keruh. “Darah ini tidak akan lolos uji kelayakan,” katanya.

Ia menyarankan jika ingin mendonorkan darah saat puasa tidak hanya menghindari makanan berlemak, istirahat dan minum air putih cukup saja, namun bisa ditambah dengan mengkonsumsi suplemen penambah zat besi. Sebaiknya di konsumsi rutin sepekan sebelum donor darah.

Lalu, bagaimana antusiasme pendonor saat puasa? “Tentu menurun. Dihari pertama kemarin ada 47 pendonor. Di hari biasa minimal ada 60 pendonor,” ungkapnya.

Sehingga untuk menjaring minat pendonor di bulan Ramadan ini, PMI menambah jam pelayanan hingga pukul 22.00 dan pukul 21.00 untuk bus donor keliling yang biasa hadir di GOR Delta Sidoarjo. (rpp)

SIDOARJO – Amankah donor darah dilakukan saat puasa? Pertanyaan ini sering timbul di benak masyarakat. Donor darah di saat puasa boleh dilakukan. Donor darah biasa atau donor plasma konvalesen bagi penyintas Covid-19. Tentunya jika ingin melakukan donor saat puasa perlu kesiapan dari tubuh itu sendiri. Sebab dalam keadaan berpuasa, kondisi tubuh memerlukan cukup energi pasca berpuasa sepanjang hari.

Duty Manager Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia Sidoarjo dr. Nunuk Masluhiyah, Rabu (14/4) menjelaskan bagi mereka yang sudah rutin mendonorkan darahnya, tentu aktivitas yang satu ini tidak asing lagi. Namun, bagi yang baru pertama kali akan melakukan donor darah di saat puasa, wajib menjadi perhatian.

“Kebanyakan pendonor yang melakukan donor saat puasa, ia sudah menjadi pendonor rutin. Untuk yang pertama kali, tidak disarankan saat puasa,” jelasnya.

Oleh karena itu, sebelum donor darah, seorang calon pendonor disarankan untuk menjaga betul kesehatannya dengan beristirahat cukup, makan makanan bergizi dan cukup minum air putih. Seluruh hasil pemeriksaan seperti tekanan darah, kadar hemoglobin ini wajib ada pada kisaran normal.

Donor darah juga bisa dilakukan setelah berbuka. Waktu terbaik dua jam setelah makan berat. Saat berbuka, pendonor dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi makanan yang terlalu berlemak agar kualitas darah yang dihasilkan baik.

Jika banyak mengkonsumsi makanan berlemak seperti gorengan atau santan darah menjadi keruh. “Darah ini tidak akan lolos uji kelayakan,” katanya.

Ia menyarankan jika ingin mendonorkan darah saat puasa tidak hanya menghindari makanan berlemak, istirahat dan minum air putih cukup saja, namun bisa ditambah dengan mengkonsumsi suplemen penambah zat besi. Sebaiknya di konsumsi rutin sepekan sebelum donor darah.

Lalu, bagaimana antusiasme pendonor saat puasa? “Tentu menurun. Dihari pertama kemarin ada 47 pendonor. Di hari biasa minimal ada 60 pendonor,” ungkapnya.

Sehingga untuk menjaring minat pendonor di bulan Ramadan ini, PMI menambah jam pelayanan hingga pukul 22.00 dan pukul 21.00 untuk bus donor keliling yang biasa hadir di GOR Delta Sidoarjo. (rpp)

Most Read

Berita Terbaru


/