alexametrics
28 C
Sidoarjo
Thursday, 26 May 2022

Peluncuran UHC Tunggu Timing Yang Pas

SIDOARJO – Launching atau peluncuran program Universal Health Coverage (UHC) Pemkab Sidoarjo masih menunggu waktu yang tepat. Diharapkan warga masih bisa bersabar untuk bisa menikmati salah satu program kaver pembiayaan pelayanan kesehatan yang akan bekerja sama dengan BPJS itu.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menguraikan, program tersebut sejatinya sudah selesai dibahas di tataran eksekutif maupun legislatif. “Sudah saya sampaikan berkali-kali, masih cari timing yang pas. Kami mau penyerahan itu juga dapat di klaim oleh dewan, sehingga memiliki dapak secara elektoral,” sebutnya.

Politikus PKB itu juga mengungkapkan, syarat untuk mendapatkan UHC itu juga mudah. Yakni masyarakat yang ber KTP Sidoarjo. “Minimal berdomisili selama enam bulan. Dan itu berlaku untuk semua masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Sosial Sidoarjo, Tirto Adi menambahkan, masyarakat yang mengajukan pindah kelas untuk mendapatkan BPJS Kesehatan Gratis membutuhkan persyaratan tertentu. “Syaratnya ialah, ada keterangan dari desa atau kelurahan yang menyatakan yang bersangkutan tidak mampu,” urainya.

Diketahui, UHC merupakan salah satu program di bidang kesehatan yang banyak menjadi fokus kepala daerah ataupun tingkat nasional. Karena WHO telah menyepakati tercapainya Universal Health Coverage (UHC), merupakan isu penting bagi negara maju dan berkembang saat ini.

Sehingga penting suatu negara mengembangkan sistem pembiayaan kesehatan dengan tujuan menjamin kesehatan bagi seluruh rakyat. Pemerintah juga telah menetapkan targetan 95 persen penduduk tercover atau tergabung dalam program jaminan kesehtan menjadi salah satu indikator mencapai UHC. (son/opi)

SIDOARJO – Launching atau peluncuran program Universal Health Coverage (UHC) Pemkab Sidoarjo masih menunggu waktu yang tepat. Diharapkan warga masih bisa bersabar untuk bisa menikmati salah satu program kaver pembiayaan pelayanan kesehatan yang akan bekerja sama dengan BPJS itu.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menguraikan, program tersebut sejatinya sudah selesai dibahas di tataran eksekutif maupun legislatif. “Sudah saya sampaikan berkali-kali, masih cari timing yang pas. Kami mau penyerahan itu juga dapat di klaim oleh dewan, sehingga memiliki dapak secara elektoral,” sebutnya.

Politikus PKB itu juga mengungkapkan, syarat untuk mendapatkan UHC itu juga mudah. Yakni masyarakat yang ber KTP Sidoarjo. “Minimal berdomisili selama enam bulan. Dan itu berlaku untuk semua masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Sosial Sidoarjo, Tirto Adi menambahkan, masyarakat yang mengajukan pindah kelas untuk mendapatkan BPJS Kesehatan Gratis membutuhkan persyaratan tertentu. “Syaratnya ialah, ada keterangan dari desa atau kelurahan yang menyatakan yang bersangkutan tidak mampu,” urainya.

Diketahui, UHC merupakan salah satu program di bidang kesehatan yang banyak menjadi fokus kepala daerah ataupun tingkat nasional. Karena WHO telah menyepakati tercapainya Universal Health Coverage (UHC), merupakan isu penting bagi negara maju dan berkembang saat ini.

Sehingga penting suatu negara mengembangkan sistem pembiayaan kesehatan dengan tujuan menjamin kesehatan bagi seluruh rakyat. Pemerintah juga telah menetapkan targetan 95 persen penduduk tercover atau tergabung dalam program jaminan kesehtan menjadi salah satu indikator mencapai UHC. (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/