alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Terus Keliling ke Desa-Desa, Vaksinasi Sasar Lansia

SIDOARJO – Vaksinasi Covid-19 bagi warga lanjut usia (lansia) di Kecamatan Sedati masih 15 persen. Saat ini puskesmas mencatat baru sekitar dua ribu lansia disana mendapat suntikan vaksin. Agar target terpenuhi, vaksinasi keliling pun dilakukan hingga ke desa-desa.

Kepala Puskesmas Sedati Fauzi Basalamah menjelaskan warga di Sedati terutama di wilayah pesisir mayoritas bekerja sebagai nelayan. Sejak dini hari harus berangkat melaut lalu lanjut berjualan ikan hingga siang hari. Mereka diantaranya tinggal di Desa Segoro Tambak, Gisik Cemandi dan Tambak Cemandi.

“Karena terkendala pekerjaan sehingga tingkat kehadiran peserta vaksinasi tidak begitu tinggi. Selain itu masih ada warga yang merasa takut saat akan mendapatkan vaksinasi tersebut,” katanya.

Bahkan para tenaga kesehatan yang sedang bertugas harus rela menambah jam pelayanan untuk mendapatkan target sasaran vaksinasi yang dituju. Vaksinasi yang seharusnya dijadwalkan mulai pukul 08.30 hingga pukul 11.30 akhirnya selesai pukul 14.00.

Fauzi mengharapkan pihak perangkat desa turut berperan aktif mensosialisasikan pentingnya mendapat vaksinasi ini. “Bagi warga yang tidak bisa hadir saat itu, bisa diarahkan vaksinasi di puskesmas saja,” ungkapnya.

Sementara itu Camat Sedati Abu Dardak menegaskan telah memerintahkan kepala desa untuk gencar mengajak warga ikut vaksinasi Covid-19. “Kades yang tidak ikut mensukseskan vaksinasi Covid-19 akan kami tegur,” tegasnya. (rpp/opi)

SIDOARJO – Vaksinasi Covid-19 bagi warga lanjut usia (lansia) di Kecamatan Sedati masih 15 persen. Saat ini puskesmas mencatat baru sekitar dua ribu lansia disana mendapat suntikan vaksin. Agar target terpenuhi, vaksinasi keliling pun dilakukan hingga ke desa-desa.

Kepala Puskesmas Sedati Fauzi Basalamah menjelaskan warga di Sedati terutama di wilayah pesisir mayoritas bekerja sebagai nelayan. Sejak dini hari harus berangkat melaut lalu lanjut berjualan ikan hingga siang hari. Mereka diantaranya tinggal di Desa Segoro Tambak, Gisik Cemandi dan Tambak Cemandi.

“Karena terkendala pekerjaan sehingga tingkat kehadiran peserta vaksinasi tidak begitu tinggi. Selain itu masih ada warga yang merasa takut saat akan mendapatkan vaksinasi tersebut,” katanya.

Bahkan para tenaga kesehatan yang sedang bertugas harus rela menambah jam pelayanan untuk mendapatkan target sasaran vaksinasi yang dituju. Vaksinasi yang seharusnya dijadwalkan mulai pukul 08.30 hingga pukul 11.30 akhirnya selesai pukul 14.00.

Fauzi mengharapkan pihak perangkat desa turut berperan aktif mensosialisasikan pentingnya mendapat vaksinasi ini. “Bagi warga yang tidak bisa hadir saat itu, bisa diarahkan vaksinasi di puskesmas saja,” ungkapnya.

Sementara itu Camat Sedati Abu Dardak menegaskan telah memerintahkan kepala desa untuk gencar mengajak warga ikut vaksinasi Covid-19. “Kades yang tidak ikut mensukseskan vaksinasi Covid-19 akan kami tegur,” tegasnya. (rpp/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/