alexametrics
27 C
Sidoarjo
Friday, 22 October 2021

RSUD Sidoarjo Siaga Penambahan Tempat Tidur di Ruang Isolasi

SIDOARJO – Mengantisipasi dampak lonjakan pasien Covid-19 di Bangkalan Madura, Dinas Kesehatan Sidoarjo mengeluarkan arahan bagi warga Kota Delta yang dalam beberapa waktu belakangan melakukan perjalanan ke Pulau Garam dan saat ini merasakan kondisi tidak enak badan agar segera memeriksakan dirinya ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.

“Kami imbau pada puskesmas, rumah sakit atau klinik untuk melakukan swab pada mereka yang belum lama memiliki riwayat bepergian ke Madura,” kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sidoarjo Abdillah Segaf Al Hadad, Senin (7/6).

Dinas Kesehatan juga telah berkoordinasi pada laboratorium untuk siap menerima sampel swab tersebut.

Kemudian Abdillah menegaskan saat ini kapasitas tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 ataupun ruang isolasi di Delta Mayang masih mencukupi.

“Ini persiapan tempat isolasi yang perlu kita tambah. Di Delta Mayang misalkan, hanya terisi 10 pasien. Bisa kita siagakan sampai 140 tempat tidur,” katanya. Demikian dengan tempat tidur di rumah sakit, bisa ditambah seiring bertambahnya jumlah pasien yang dirawat akibat terpapar Covid-19.

Selain itu masyarakat dihimbau agar tetap disiplin menerapkan 5 M memakai masker, mencuci tangan dengan air dan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. “Protokol kesehatan kita jaga. Jangan lengah,” tegasnya.

Hal tersebut diambil sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona varian baru yang penyebarannya lebih masif dari varian sebelumnya.

Sementara itu jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Sidoarjo mulai menunjukkan peningkatan. Pada Jumat (4/6), 45 pasien mendapatkan perawatan di rumah sakit milik Pemkab Sidoarjo ini.

Direktur RSUD Sidoarjo Atok Irawan mengungkapkan, Senin (7/6), pasien sedang dirawat di ruang isolasi RSUD mencapai 58 orang. Empat pasien dirawat menggunakan ventilator.

Atok menyatakan pihaknya siap jika terjadi lonjakan pasien Covid-19. “Kapasitas tempat tidur di ruang isolasi kami mencapai 225 unit. Sampai saat ini bersyukur belum ada pasien kita yang mengidap Covid-19 varian baru,” tandasnya. (rpp/opi)

 


SIDOARJO – Mengantisipasi dampak lonjakan pasien Covid-19 di Bangkalan Madura, Dinas Kesehatan Sidoarjo mengeluarkan arahan bagi warga Kota Delta yang dalam beberapa waktu belakangan melakukan perjalanan ke Pulau Garam dan saat ini merasakan kondisi tidak enak badan agar segera memeriksakan dirinya ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.

“Kami imbau pada puskesmas, rumah sakit atau klinik untuk melakukan swab pada mereka yang belum lama memiliki riwayat bepergian ke Madura,” kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sidoarjo Abdillah Segaf Al Hadad, Senin (7/6).

Dinas Kesehatan juga telah berkoordinasi pada laboratorium untuk siap menerima sampel swab tersebut.

Kemudian Abdillah menegaskan saat ini kapasitas tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 ataupun ruang isolasi di Delta Mayang masih mencukupi.

“Ini persiapan tempat isolasi yang perlu kita tambah. Di Delta Mayang misalkan, hanya terisi 10 pasien. Bisa kita siagakan sampai 140 tempat tidur,” katanya. Demikian dengan tempat tidur di rumah sakit, bisa ditambah seiring bertambahnya jumlah pasien yang dirawat akibat terpapar Covid-19.

Selain itu masyarakat dihimbau agar tetap disiplin menerapkan 5 M memakai masker, mencuci tangan dengan air dan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. “Protokol kesehatan kita jaga. Jangan lengah,” tegasnya.

Hal tersebut diambil sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona varian baru yang penyebarannya lebih masif dari varian sebelumnya.

Sementara itu jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Sidoarjo mulai menunjukkan peningkatan. Pada Jumat (4/6), 45 pasien mendapatkan perawatan di rumah sakit milik Pemkab Sidoarjo ini.

Direktur RSUD Sidoarjo Atok Irawan mengungkapkan, Senin (7/6), pasien sedang dirawat di ruang isolasi RSUD mencapai 58 orang. Empat pasien dirawat menggunakan ventilator.

Atok menyatakan pihaknya siap jika terjadi lonjakan pasien Covid-19. “Kapasitas tempat tidur di ruang isolasi kami mencapai 225 unit. Sampai saat ini bersyukur belum ada pasien kita yang mengidap Covid-19 varian baru,” tandasnya. (rpp/opi)

 


Most Read

Berita Terbaru