alexametrics
31 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Datangkan 10 Unit Alat Bantu Pernapasan

SIDOARJO – Untuk menekan kematian pasien Covid-19 selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, Pemkab Sidoarjo datangkan 10 unit alat. Yaitu, alat yang dapat meringankan beban sesak napas.

Alat bantu pernapasan ini disebut High Flow Nasal Cannula (HFNC). Dengan adanya alat HFNC diharapkan akan mengurangi tingkat kematian pasien akibat gagal napas.

Pasien yang mengalami gejala sesak napas dibantu dengan alat HFNC agar tidak bertambah parah. Dan tidak sampai menggunakan ventilator.

Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono menyampaikan pembelian 10 alat HFNC bagian dari upaya pemkab Sidoarjo menekan angka kematian. Sekaligus persiapan pelaksanaan PPKM mikro. Dengan dimilikinya alat bantu pernapasan sesak napas, pelayanan pasien Covid-19 lebih optimal.

“HFNC ini kita pesan 10 unit. Alat ini sudah teruji bisa meringankan pasien Covid-19 yang mengalami gejala sesak napas,” kata Hudiyono.

Alat tersebut sudah dalam proses pemesanan dan dalam waktu dekat bisa dimanfaatkan. Meski demikian Hudiyono berpesan selama penerapan PPKM mikro masyarakat diminta tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

PPKM mikro jilid tiga ini secara aturan ada perubahan. Seperti toko swalayan modern atau mal buka sampai pukul 21.00. Work from office 50 persen dan work from home 50 persen. Peribadatan 50 persen dari kapasitas normal.
“Saya pesan masyarakat jangan kendor pakai masker, jangan berkerumun dan rajin mencuci tangan pakai sabun dan menggunakan air mengalir,” ujar Hudiyono. (rpp/nis)

SIDOARJO – Untuk menekan kematian pasien Covid-19 selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, Pemkab Sidoarjo datangkan 10 unit alat. Yaitu, alat yang dapat meringankan beban sesak napas.

Alat bantu pernapasan ini disebut High Flow Nasal Cannula (HFNC). Dengan adanya alat HFNC diharapkan akan mengurangi tingkat kematian pasien akibat gagal napas.

Pasien yang mengalami gejala sesak napas dibantu dengan alat HFNC agar tidak bertambah parah. Dan tidak sampai menggunakan ventilator.

Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono menyampaikan pembelian 10 alat HFNC bagian dari upaya pemkab Sidoarjo menekan angka kematian. Sekaligus persiapan pelaksanaan PPKM mikro. Dengan dimilikinya alat bantu pernapasan sesak napas, pelayanan pasien Covid-19 lebih optimal.

“HFNC ini kita pesan 10 unit. Alat ini sudah teruji bisa meringankan pasien Covid-19 yang mengalami gejala sesak napas,” kata Hudiyono.

Alat tersebut sudah dalam proses pemesanan dan dalam waktu dekat bisa dimanfaatkan. Meski demikian Hudiyono berpesan selama penerapan PPKM mikro masyarakat diminta tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

PPKM mikro jilid tiga ini secara aturan ada perubahan. Seperti toko swalayan modern atau mal buka sampai pukul 21.00. Work from office 50 persen dan work from home 50 persen. Peribadatan 50 persen dari kapasitas normal.
“Saya pesan masyarakat jangan kendor pakai masker, jangan berkerumun dan rajin mencuci tangan pakai sabun dan menggunakan air mengalir,” ujar Hudiyono. (rpp/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/